Berita

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong/Net

Dunia

Mulai November, Pemerintah Singapura Izinkan Perawat Muslimah Mengenakan Hijab

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 15:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar baik bagi Muslimah Singapura yang bekerja di sektor perawatan kesehatan negara itu, pasalnya pemerintah akan mengizinkan mereka untuk mengenakan hijab selama bekerja.

Pengumuman peraturan yang akan mulai berlaku pada November itu disampaikan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, saat berpidato di National Day Rally (NDR) English Speech 2021.

“Saya berharap keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak dengan semangat yang benar, dalam upaya memperkuat komitmen bersama kita terhadap komunitas multiras dan multi-agama Singapura,” kata Lee, seperti dikutip dari Malaysian Report, Senin (30/8).


“Kami membuat penyesuaian yang hati-hati untuk menjaga kerukunan ras dan agama kami tetap baik. Pendekatan ini telah bekerja dengan baik bagi kami selama bertahun-tahun,” ujarnya.

“Dan kita harus merayakan apa yang telah dicapai: negara yang benar-benar multiras, multi-agama, di mana banyak interaksi yang menghangatkan hati terjadi setiap hari,” kata Lee.

Pada 2014, Lee mengatakan ketika ada diskusi intens tentang tudung atau hijab, di mana dia mengadakan pertemuan tertutup dengan para pemimpin Muslim.

“Kami berbicara terus terang, dari hati ke hati. Mereka menjelaskan kepada saya mengapa 'tudung' itu penting bagi masyarakat, dan apa yang mereka harapkan akan diizinkan oleh Pemerintah,” kata Lee.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya memahami betapa kuatnya perasaan mereka, tetapi saya juga menjelaskan perspektif Pemerintah, dan alasan di balik kebijakan kami,” lanjutnya.

Namun, kata Lee, di beberapa tempat di mana seragam diperlukan, Pemerintah tidak mengizinkannya untuk dipakai. Ini berlaku untuk seragam di sekolah, Singapore Armed Forces (SAF) dan Home Team, dan di rumah sakit umum.

“Mereka adalah senjata negara yang tidak memihak dan sekuler. Mereka menggunakan kekuatan bersenjata, dan menegakkan hukum Singapura. Mereka harus selalu terlihat melakukannya tanpa rasa takut atau bantuan,” katanya.

“Oleh karena itu, semua orang memakai seragam yang sama,” demikian Lee.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya