Berita

Kapal Penjaga Pantai China/Net

Dunia

Empat Kapal Patroli China Masuki Perairan Teritorial Jepang, Dekat Wilayah Sengketa

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 14:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China kembali melakukan provokasi di Laut China Timur dengan memasuki perairan teritorial Jepang di dekat Kepulauan Senkaku yang disengketakan.

Penjaga Pantai Jepang melaporkan, empat kapal patroli China, yang salah satunya dilengkapi meriam otomatis, telah memasuki perairan teritorial Pulau Uotsuri dan Pulau Minamikojima pada Senin pagi (30/8) waktu setempat.

Sementara tiga kapal lainnya berada di zona berdekatan, seperti dimuat dalam laporan media Jepang, NHK.


Di sisi lain, lima kapal nelayan Jepang saat ini beroperasi di daerah tersebut. Kapal-kapal China mencoba mendekati mereka.

Pada akhir pekan, Sabtu (28/8), dua kapal patroli China juga memasuki perairan teritorial Jepang di dekat Kepulauan Senkaku.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tokyo telah berulang kali menyuarakan keprihatinan atas kegiatan Beijing di kawasan itu, terutama yang berkaitan dengan Kepulauan Senkaku yang disengketakan, yang dikenal sebagai Kepulauan Diaoyudao di China.

Jepang mengklaim memiliki kedaulatan atas pulau-pulau itu sejak tahun 1895, sementara China berpendapat bahwa mereka ditandai sebagai wilayah Tiongkok di peta Jepang bertanggal 1783 dan 1785.

Setelah Perang Dunia II, Amerika Serikat menguasai pulau-pulau itu sampai menyerahkannya ke Jepang pada tahun 1972. China mengklaim bahwa pulau-pulau itu disita secara ilegal oleh Jepang.

Jepang menyebut China baru tertarik pada pulau-pulau itu pada 1970-an karena wilayah di dekatnya ternyata berpotensi menyimpan cadangan minyak.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya