Berita

Caleb Wallace/Net

Dunia

Pemimpin Kelompok Anti-Masker Meninggal Setelah Satu Bulan Terbaring karena Covid-19

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang pemimpin kelompok anti-masker, Pembela Kebebasan San Angelo, dilaporkan telah meninggal dunia setelah diserang Covid-19.

Ia adalah Caleb Wallace, pria 30 tahun yang menjadi salah satu tokoh anti-masker dan anti-vaksin paling vokal di Texas.

Menurut San Angelo Standard-Times, Wallace meninggal dunia pada Sabtu (28/8) karena virus corona SARS-CoV-2 dan menghabiskan waktu satu bulan di ranjang ICU rumah sakit.


Selama sakit, istri Wallace telah meluncurkan kampanye penggalangan dana di situs GoFundMe untuk menutupi biaya pengobatan.

"Caleb telah meninggal dengan damai. Dia akan selamanya hidup di hati dan pikiran kita," tulis sang istri di halangan GoFundMe.

Wallace mulai menerima perawatan medis pada 30 Juli setelah dibawa ke rumah sakit oleh kerabatnya. Dia menolak untuk pergi ke rumah sakit dan tinggal beberapa hari di rumah setelah gejala pertama muncul, termasuk sesak napas, demam tinggi dan batuk kering. Ia bahkan mengonsumsi obat dengan resep sendiri.

Bulan lalu, Wallace mengorganisir protes terhadap tindakan pembatasan kesehatan yang diberlakukan di tengah melonjaknya kasus varian Delta yang sangat menular dari virus corona.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya