Berita

Singapura/Net

Dunia

Jadi Negara dengan Tingkat Vaksinasi Tertinggi di Dunia, Singapura Sudah Suntik 80 Persen Populasinya

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 11:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura telah mencatatkan tonggak baru dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan membaksinasi 80 persen dari 5,7 juta penduduknya.

Menurut data yang dikumpulkan Reuters, Singapura telah menjadi negara dengan tingkat vaksinasi lengkap tertinggi di dunia. Dengan pencapaiannya ini, Singapura tengah mempersiapkan diri untuk melonggarkan pembatasan lebih lanjut.

"Kami telah melewati tonggak sejarah lain, di mana 80 persen dari populasi kami telah menerima rejimen penuh dua dosis. Itu berarti Singapura telah mengambil langkah maju dalam membuat diri kita lebih tahan terhadap Covid-19," kata Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung, lewat unggahan di Facebook pada Minggu (29/8).


Singapura memulai program vaksinasi mereka pada Januasi. Sebagian besar upaya vaksinasi di Singapura mengandalkan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Ong mengatakan, jika Singapura dapat terus mengendalikan jumlah kasus dan penyakit parah, maka mereka akan membuka ekonomi semakin lebar, serta mengizinkan kegiatan sosial dan perjalanan bebas karantina.

"Hidup kita akan lebih normal, (dan) mata pencaharian kita akan lebih terlindungi," kata Ong.

Pada Sabtu (28/8), Singapura melaporkan 113 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya menjadi 67.171 kasus. Sementara angka kematian total mencapai 55 kasus.

Selain Singapura, negara-negara lain yang memiliki tingkat vaksinasi Covid-19 yang tinggi adalah Uni Emirat Arab (UEA), Uruguay, dan Chili. Mereka sepenuhnya telah memvaksinasi lebih dari 70 persen populasi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya