Berita

Kelompok perlawanan anti-Taliban di Lembah Panjshir/Net

Dunia

Dubes Rusia: Taliban Bisa Kuasai Lembah Panjshir dengan Mudah, Tapi Mereka Tak Ingin Pertumpahan Darah

MINGGU, 29 AGUSTUS 2021 | 09:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jalan damai masih tetap diupayakan oleh Taliban untuk merangkul kelompok perlawanan di Lembah Panjshir yang dipimpin putra komandan militer legendaris Ahmad Shah Massoud, Ahmad Massoud.

Meski begitu, Dutabesar Rusia untuk Afghanistan Dmitry Zhirnov mengatakan, Taliban sebenarnya bisa mengambil alih Provinsi Panjshir dengan mudah, dalam beberapa jam.

"Saya pikir mereka bisa mengambil alih Panjshir dalam sehari, bahkan mungkin beberapa jam. Tetapi mereka tidak melakukannya untuk menghindari pertumpahan darah," kata Zhirnov, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (28/8).


Zhirnov mengatakan, situasi di satu-satunya provinsi yang belum jatuh ke tangan Taliban itu masih relatif tenang.

Sementara terkait situasi terkini di Kabul dengan ledakan dua bom bunuh diri oleh ISIS di sekitar Bandara Internasional Hamid Karzai pada Kamis (26/8) telah menciptakan konfrontasi sengit antara Taliban dan ISIS.

"Konfrontasi itu tidak dapat didamaikan. Jika memang, itu adalah ISIS di balik serangan bandara, maka itu tidak begitu menantang Amerika Serikat seperti halnya Taliban. Karena Taliban bertanggung jawab atas Afghanistan," jelasnya.

Di sisi lain, Zhirnov mengungkap, banyak negara tengah membahas kemungkinan mengakui pemerintahan baru rezim Taliban.

"Barat menyadari bahwa tidak ada alternatif untuk kekuatan aktual yang sekarang ada di Afghanistan, dan kepentingan Barat terhadap Presiden (Ashraf) Ghani telah gagal," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya