Berita

Jurubicara Presiden, Fadjroel Rachman dalam diskusi daring bertajuk Membaca Arah Koalisi Pemerintah/Repro

Politik

Fadjroel Rachman: Pak Jokowi Tegak Lurus dengan UUD 45 dan Amanat Reformasi 1998

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 11:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana amandemen UUD 1945 yang disinyalir sebagai langkah memuluskan jalan presiden tiga periode tidak disetujui Presiden Joko Widodo.

Begitu disampaikan Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman saat menjadi narasumber dalam diskusi daring bertajuk "Membaca Arah Koalisi Pemerintah" pada Sabtu siang (28/8).

"Terkait amandemen, ini kan wilayahnya MPR, pemerintah tidak terlibat di dalamnya. Tapi presiden sudah dua kali tidak setuju dengan presiden tiga periode dan perpanjangan masa jabatan (presiden)," kata Fadjroel.


Atas dasar itu, Fadjroel menegaskan bahwa Presiden Jokowi akan taat dengan konstitusi UUD 1945. Terlebih, soal pembatasan masa jabatan presiden cukup dua periode merupakan esensi dari gerakan reformasi 1998.

"Beliau (Jokowi) tegak lurus dengan UUD 1945, juga menghormati dari amanah reformasi 1998. Karena Presiden dua periode itu adalah masterpiece dari gerakan reformasi dan demokrasi 1998," tandasnya.

Selain Fadjroel, narasumber lain dalam diskusi daring tersebut yakni Politisi PDIP, Masinton Pasaribu; Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto; Politisi Gerindra, Ferry Juliantono; Politisi Golkar, Ahmad Doli Kurnia; dan peneliti senior LIPI, Siti Zuhro.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya