Berita

Yahya Waloni (peci hitam) saat digelandang ke Bareskrim Polri/Net

Hukum

Kongres Pemuda Indonesia: Tindakan Tegas Polri terhadap M. Kece dan Yahya Waloni Sudah Tepat

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 17:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dua orang terduga penista agama M. Kece dan Yahya Waloni berhasil dibekuk oleh aparat kepolisian. Kesigapan polisi menangkap kedua orang tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan masyarakat.

Presiden Kongres Pemuda Indonesia Pitra Romadoni menyampaikan dukungannya terhadap Polri dalam menindak para terduga penista agama.

Kata Pitra, apa yang dilakukan kedua orang tersebut dapat mengganggu kerukunan antar umat beragama di Indonesia tanpa pandang bulu.


“Sudah tepat Polri melakukan tindakan tegas terhadap MKM (Kece)dan YW (Yahya Waloni) yang diduga dapat mengganggu stabilitas ketertiban berbangsa dan bernegara,” ucap Pitra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/8).

Pitra menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas tindaklanjut semua laporan masyarakat.

Dengan demikian, tidak ada pihak-pihak yang merasa kebal hukum dan berani merendahkan agama apapun di Indonesia.

Dalam pandangan Pitra, Indonesia memiliki budaya masyarakat yang menjungjung tinggi pluralisme, toleransi dan tenggang rasa.

Dalam konteks nilai budaya masyarakat itu, seluruh elemen bangsa harus bersama-sama menjaga.

"Untuk itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit harus berani mengambil tindakan tegas untuk menjaga persatuan masyarakat dengan menindak para penista agama tanpa pilih kasih,” ucapnya.

“Sebab NKRI lahir berazaskan Pancasila dan hukum untuk itu Kongres Pemuda Indonesia akan siap selalu membantu Polri menindak para perusuh-perusuh dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya