Berita

Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi/RMOL

Politik

PPP: Perpres 68/2021 Ingin Pastikan Kebijakan Para Menteri Tidak Melenceng dari Visi Misi Presiden

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 16:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peraturan Presiden (Pepres) 68/2021 yang di dalamnya menyebut seluruh aturan pemerintah harus mendapatkan izin atau persetujuan dari presiden memicu polemik di masyarakat. Hal ini seolah mempertegas kalau kebijakan para menteri selama ini kerap tidak sinkron dengan visi misi presiden.

Namun hal itu ditampik Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, pria yang karib disapa Awiek ini, justru menilai munculnya perpres tersebut untuk memastikan bahwa peraturan perundang-undangan tersebut tidak bertentangan dengan undang-undang di atasnya.


"Ya tidak begitu, jadi pemerintah ingin memastikan bahwa segala peraturan perindang-undangan itu tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya,” kata Awiek, Jumat siang (27/8).

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI ini menambahkan, kehadiran perpres tersebut adalah untuk menjaga setiap kebijakan para menteri tidak melenceng dari visi dan misi presiden.

“Kalau kami melihatnya lebih ke arah sana. Sejauh ini sepertinya semuanya sudah terkoordinasi dengan baik, tapi ini lebih dituangkan dalam bentuk tertulis,” pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya