Berita

Bendera Taiwan/Net

Dunia

Partai Berkuasa Taiwan dan Jepang Satukan Misi Melawan Pengaruh China

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 14:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembahasan mengenai upaya melawan pengaruh China di kawasan bukan hanya dilakukan di tingkat kepala pemerintahan dan menteri, namun juga anggota parlemen.

Dua anggota parlemen senior partai berkuasa di Jepang dan Taiwan, Partai Progresif Demokratik Taiwan (DPP) dan Partai Demokrat Liberal Jepang (LDP) bertemu secara virtual pada Jumat (27/8), seperti dilaporkan Reuters.

Pertemuan selama satu setengah jam itu berfokus pada bidang-bidang termasuk semikonduktor, kegiatan militer oleh China, hingga kemungkinan kerjasama trilateral antara Taiwan, Jepang, dan Amerika Serikat (AS).


"Dari perspektif tertentu, pembicaraan hari ini mewakili upaya kedua pemerintah untuk meningkatkan hubungan," ujar Lo Chih-cheng dari DPP.

"Lebih penting lagi, bahkan jika kedua belah pihak menghadapi kemungkinan tekanan dari China, kedua belah pihak dapat berjanji untuk menyatakan kesediaan mereka yang kuat dan berharap bahwa dialog semacam itu akan berlanjut," tambahnya.

Sementara itu, Tsai Shih-ying dari LDP mengatakan, pertukaran militer juga dibahas dalam pertemuan itu, termasuk kemungkinan kerjasama Penjaga Pantai kedua belah pihak.

Menurut anggota parlemen dari LDP, Masahisa Sato, pertemuan itu membantu menginformasikan pembuatan kebijakan partai yang berkuasa di Jepang.

Pertemuan itu memancing kecaman China, dan digambarkan Beijing sebagai penghinaan terhadap kedaulatannya.

"Pihak Taiwan mengatakan mereka telah menunggu dan berharap untuk dialog seperti itu. Kamimerasa penting untuk mencapai tujuan bersama antara partai-partai yang berkuasa yang dapat mengarah pada kebijakan pemerintah untuk kedua negara," tambah Sato.

Masahisa Sato, seorang anggota parlemen yang menjalankan tim urusan luar negeri LDP, mengatakan dialog itu akan membantu.

China yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, telah mengutuk berbagai pembicaraan yang dilakukan pemerintahan asing dengan Taiwan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya