Berita

Pesawat Boeing 737 MAX/Net

Dunia

India Cabut Larangan Terbang 737 MAX, Saham Boeing Terus Menanjak

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah sekitar dua setengah tahun, India akhirnya mencabut larangan terbang untuk Boeing 737 MAX, yang sebelumnya dikandangkan karena dua kecelakaan fatal di Indonesia dan Ethiopia.

Direktoral Jenderal Penerbangan Sipil India pada Kamis (26/8) mengumumkan, keputusan pencabutan larangan Boeing 737 MAX diambil setelah melakukan pengamatan, dan tidak adanya laporan mengenai kejadian yang tidak diinginkan sejak 17 regulator global memberikan kembali izin terbangnya.

Setelah melakukan perbaikan, Boeing juga memenuhi persyaratan lokal, termasuk menyiapkan simulator di India.


Kabar ini menjadi angin segar bagi perusahaan pesawat Amerika Serikat (AS) itu.

Dari laporan Bloomberg, saham Boeing naik 0,2 persen menjadi 222 dolar AS. Sejak awal tahun hingga Rabu (25/8), saham Boeing juga mengalami kenaikan sebesar 3,3 persen.

Keputusan India ini juga membuat China menjadi satu-satunya pasar penerbangan besar yang belum memberikan izin untuk Boeing 737 MAX.

Boeing mengatakan masih bekerja dengan pihak berwenang China untuk mencabut larangan di sana dan telah melakukan uji terbang. Namun perlu waktu berbulan-bulan sebelum layanannya dilanjutkan.

Pada Maret 2019, seluruh armada Boeing 737 MAX di seluruh dunia dikandangkan setelah dua kecelakaan fatal pada 2018 dan 2019 di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 orang.

Dua kecelakaan tersebut membuat Boeing mendapatkan investigasi yang menyeluruh dan dunia menyoroti lemahnya pengawasan FAA (Administrasi Penerbangan Federal).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya