Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Surati Biden, PM Australia Kirim Ucapan Belasungkawa atas Gugurnya Tentara AS dalam Ledakan Kabul

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua ledakan bom bunuh diri di dekat bandara Kabul yang menewaskan sedikitnya 73 orang termasuk 13 tentara AS membuat geram Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Dalam pernyataannya pada Jumat pagi (26/8), Morrison mengatakan serangan teror di tengah evakuasi pengungsi itu tidak manusiawi.

Dia juga mengatakan telah menulis surat kepada Presiden AS Joe Biden untuk menyampaikan simpati terdalam Australia atas gugurnya tentara Amerika dalam peristiwa yang belakangan diklaim dilakukan kelompok ISIS.


"Kami bergabung dengan teman-teman Amerika dan Afghanistan kami dalam berduka atas kehilangan mereka yang mengerikan dan mengerikan," katanya.

Peristiwa itu menjadi peringatan keras bagi Morrison mengingat 13 tentara AS yang menjadi korban tewas dari peristiwa itu berada tidak jauh dari pasukan Australia berdiri.

"Pemuda Amerika pemberani ini berdiri di gerbang itu untuk melindungi kehidupan, untuk menyelamatkan hidup, tetapi kehilangan diri mereka sendiri dalam memberikan jalan menuju kebebasan bagi orang lain," kata Morrison lagi.

Dalam kesempatan itu, Morrison juga menginformasikan bahwa Australia telah mengevakuasi sekitar 4.100 orang dari Afghanistan selama sembilan hari terakhir, menyebutnya salah satu tempat paling berbahaya di dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya