Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Presiden Jokowi dalam satu kesempatan/Net

Politik

PAN Disarankan Pasang Kader Ini jika Masuk Koalisi

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 05:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Amanat Nasional (PAN) tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo untuk mereshuffle kabinetnya. Kabarnya, partai berlambang matahari itu sudah diterima masuk ke dalam kabinet kerja ke-II.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga berpendapat, PAN memiliki banyak kader yang layak menjadi menteri di kabinet Jokowi-Maruf Amin nanti.  

Jamil meraba, saat ini kabinet Jokowi lemah di bidang ekonomi, maka setidaknya ada tiga kader PAN yang layak untuk mengisinya.


"Ketiga sosok tersebut adalah Hatta Rajasa, Didik Rachbini, dan Drajat Wibowo. Mereka ini sangat mumpuni di bidang ekonomi," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/8).

Khusus Hatta Rajasa, misalnya ulas Jamiluddin, pernah menjadi menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Prestasi saat menjabat menteri cukup baik. Karena itu, Hatta Rajasa dapat menjadi tim yang kuat bersama menyeri keuangan saat ini.

Selain itu, kata Jamil, Zulkifli Hasan, juga layak menjadi menteri. Namun karena saat ini yang urgen penanganan ekonomi, tampaknya ia tidak cocok untuk mengisinya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya