Berita

Anggota tim robotika Afghanistan menyerahkan paspor kepada Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard di Meksiko untuk mengajukan status kemanusiaan, di bandara Internasional Benito Juarez di Mexico City, Meksiko 24 Agustus 2021/Net

Dunia

Kabur dari Afghanistan, Lima Anggota Tim Robotika Perempuan Mendarat di Meksiko

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bingung dengan ketidakpastian masa depannya setelah Taliban berkuasa, lima anggota tim robotika perempuan Afghanistan melarikan diri dari Kabul dan tiba dengan selamat di Meksiko pada Selasa malam (24/8) waktu setempat.

Kedatangan mereka disambut Menteri Luar Negeri Meksiko Martha Delgado di bandara internasional Mexico City.

"Kami menyambut Anda dengan hangat di Meksiko," kata Delgado, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/8).


Tim, yang terdiri dari anak perempuan dan perempuan berusia 14 tahun itu di eluk-elukan karena telah berhasil memenangkan penghargaan internasional untuk robot-robotnya dan mulai bekerja pada Maret dengan ventilator open-source berbiaya rendah ketika pandemi virus corona melanda negara yang dilanda perang itu.

Taliban, yang sebelumnya melarang anak perempuan bersekolah dan perempuan bekerja ketika mereka memerintah Afghanistan pada akhir 1990-an, telah berjanji untuk memprioritaskan hak-hak perempuan dan pendidikan anak perempuan.

Penerimaan tim robot itu sesuai dengan janji Meksiko untuk membantu perempuan dan anak perempuan Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan di Twitter pada 18 Agustus bahwa negara itu telah mulai memproses aplikasi pengungsi pertama warga Afghanistan, terutama perempuan dan anak perempuan yang telah memintanya, dengan bantuan Guillermo Puente Ordorica, Duta Besar Meksiko di Iran.

Anggota tim robotika lainnya mendarat di Qatar dalam beberapa hari terakhir.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya