Berita

Personel militer Australia menaiki pesawat menuju Timur Tengah untuk mendukung upaya evakuasi di Afghanistan/Net

Dunia

Tiba di Australia Pagi Ini, Para Pengungsi Afghanistan Memulai Karantina di Hotel Adelaide

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 12:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pengungsi yang berasal dari Afghanistan telah memulai  karantina hotel mereka di Adelaide setelah mendarat dengan selamat di Australia pada Rabu pagi (25/8) waktu setempat.

Pengungsi yang berjumlah sekitar seratus orang itu, yang terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak akan menghabiskan 14 hari berikutnya di hotel menengah di Adelaide setelah diberikan visa kemanusiaan.

Ini adalah penerbangan repatriasi ketiga yang mendarat di Australia dalam beberapa hari terakhir.


Pemerintah Australia telah mengumumkan rencana untuk memukimkan kembali sekitar 3000 warga Afghanistan, semua bagian dari kuota yang ada untuk pengungsi.

Sejauh ini pasukan Australia dilaporkan sudah mengevakuai sekitar 1.700 dari Kabul, yang mendapat pujian dariPerdana Menteri Scott Morrison dalam pernyataannya pada Selasa (24/8).

“Orang-orang melakukan pekerjaan ini di lapangan, mereka adalah pahlawan sejati, pahlawan yang welas asih,” kata Morrison, seperti dikutip dari 9News.

"ADF kami, angkatan udara kami menerbangkan orang masuk dan keluar, mereka dari tiga brigade di darat melakukan pekerjaan memberikan keamanan dan mendukung orang naik ke pesawat ini, pejabat Dalam Negeri kami, pejabat Departemen Luar Negeri dan Perdagangan kami, mereka' sedang melalui waktu yang luar biasa intens - dan mereka mengeluarkan orang-orang,” ujarnya.

Amerika Serikat, sekutunya, telah mengevakuasi lebih dari 58.700 orang sejak 14 Agustus. Terdiri dari warganya dan warga Afghanistan.

Sementara pada Selasa malam (24/8) juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid menyatakan mereka tidak akan mengizinkan warga Afghanistan meninggalkan negara itu .

“Orang-orang Afghanistan pergi, kami tidak akan membiarkan itu, dan kami bahkan tidak senang tentang itu,” kata Mujahid.

“Mereka seharusnya tidak pergi ke negara lain, ke negara-negara Barat itu,” katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya