Berita

Banjir di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah/Ist

Nusantara

Kotawaringin Barat Ditetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah ditetapkan tanggap darurat penanganan bencana banjir pada Senin (23/8). Dari SK Bupati Kotawaringin Barat Nomor 360/17/BPBD.IV.2/VIII/2021, status tanggap darurat berlaku mulai 23 Agustus hingga 5 September 2021.

Penetapan status tanggap darurat tersebut menyikapi kejadian banjir yang terjadi di 9 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Arut Utara, pada Sabtu (21/8) pukul 20.30 WIB lalu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat melaporkan, banjir yang terjadi dipicu oleh luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Arut Utara dan juga fenomena alam pasang surutnya air laut.


Adapun wilayah yang terdampak yaitu Desa Sambi, Desa Sungai Dau, Desa Pandau, Desa Panahan, Desa Riam, Desa Kerabu, Desa Panyombaan, Desa Gandis, Desa Sukarami yang berada di Kelurahan Pangkut  

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Selasa (24/8) mencatat, sebanyak 255 KK atau 560 jiwa terdampak. 3 KK di antaranya harus mengungsi ke rumah kerabat.

Kerugian materil tercatat sebanyak 255 unit rumah terendam, 4 unit fasilitas pendidikan terdampak, 3 unit tempat ibadah terdampak, 1 unit jembatan terdampak, dan jalan desa sepanjang 50 m tergenang.

Pantauan BPBD di lapangan hingga Selasa petang, air masih terus mengalami kenaikan secara bertahap di beberapa desa diantaranya Desa Sambi, Desa Pandau, Desa Panahan, Desa Riam, Desa Gandis, dan Desa Kerabi. Tinggi kenaikan air bervariasi mulai dari 25 hingga 100 cm.

BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat telah berkoordinasi dengan OPD terkait, TNI/Polri, aparat desa, dan juga masyarakat untuk melakukan proses evakuasi.

Akses jalan yang tergenang air mengakibatkan kendaraan untuk melakukan evakuasi terhambat. Jaringan telekomunikasi yang terputus juga lokasi antar desa terdampak yang cukup jauh menambah sulitnya proses evakuasi.

Kalaksa BPBD Kotawaringin Barat, Syahruni, dalam laporannya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan adanya potensi banjir susulan.

"Banjir susulan masih dapat terjadi, karena prediksi cuaca hingga beberapa hari ke depan masih akan terjadi hujan lebat hingga sedang di wilayah Kecamatan Arut Utara," imbau Syahruni.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya