Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Perusahaan Startup AS Siap Tampung 20.000 Pengungsi Afghanistan

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 06:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu perusahaan startup sukses asal AS, Airbnb, berencana untuk menampung 20.000 pengungsi Afghanistan secara gratis.

Kepala eksekutif perusahaan yang berbasis di California itu, Brian Chesky, menyampaikan dalam utas Twitternya pada Selasa (24/8) waktu setempat, bahwa itu berlaku bagi orang Afghanistan yang pergi mengunhgsi ke negara mana pun.

“Pemindahan dan pemukiman kembali pengungsi Afghanistan di AS dan di tempat lain adalah salah satu krisis kemanusiaan terbesar di zaman kita. Kami merasa bertanggung jawab untuk melangkah,” cuit Chesky, seperti dikutip dari Reuters.


Perusahaan tersebut nantinya akan membayar untuk masa inap para pengungsi. Chesky juga telah meminta bisnis lain untuk membantu mengatasi krisis yang dialami pengungsi Afghanistan.

Ribuan orang telah berjuang untuk melarikan diri dari Afghanistan ketika Taliban mengambil alih sebagian besar wilayah negara itu.

Selain orang asing dan anggota tentara barat, keluarga Afghanistan yang bekerja bersama orang Amerika dan kekuatan asing lainnya sebagai penerjemah dan membantu tugas-tugas lain telah melarikan diri dari negara itu, menjadi pengungsi.

Sementara yang lain masih berjuang untuk pergi ketika tenggat waktu evakuasi 31 Agustus semakin mendekat.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya