Berita

Ketua Banggar DPR, MH. Said Abdullah/Net

Politik

Said Abdullah: Target Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tergantung Game Changer Pemerintah

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 18:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berapapun target pertumbuhan ekonomi pemerintah pada tahun 2022, akan mudah tercapai jika pemerintah berhasil membuat terobosan dalam penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19).

Pandangan ini dibicarakan banyak kalangan, mulai ekonom, politisi dan juga para pelaku usaha.

Pandangan itu juga disampaikan Ketua Badan Anggaran DPR RI MH. Said Abdullah dalam diskusi bertema "Menjaga RUU APBN 2022 untuk Kepentingan Rakyat" di Media Center DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/8).


"Semua yang ingin kita capai, target yang akan dicapai pada tahun 2022 itu, kata kuncinya ada pada kata game changer," kata Said Abdullah.

Kata dia, pemerintah harus melakukan penanganan serius supaya pandemi betul-betul terkendali pada waktu yang diperkirakan.

Prediksi inilah, yang akan menentukan bagaimana capaian pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kalau pandemi ini kita bisa prediksi berakhir tahun 2021, maka kita boleh punya optimis, kita boleh punya mimpi, bahwa APBN itu akan tercapai pertumbuhannya pada rentang 5 sampai 5,5 persen," katanya.

"Namun sebaliknya ketika pandemi ini (belum terkendali), vaksinasi belum satu juta perhari, testing-nya belum sampai 500 ribu, maka ini menjadi kekhawatiran kita bersama," sambung Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Oleh karena itu, legislator asal Sumenep ini berharap, pemerintah mulai berbenah untuk penanganan Covid-19 agar di akhir Desember mulai terkendali.

"Atau setidaknya saya tidak terlalu berharap sampai akhir Desember, September, Oktober ini sudah bisa landai," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya