Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher/Net

Politik

PKS: Pemerintah Jangan Bingung Tentukan Prioritas Anggaran untuk Efektivitas PPKM

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 16:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus difokuskan untuk mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3 dan 2 yang diperpanjang pemerintah hingga 30 Agustus 2021.

Begitu harapan Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi efektivitas PPKM dan kaitannya dengan pengelolaan APBN.

Salah satu hal yang diminta Netty kepada pemerintah adalah memastikan perpanjangan PPKM berhasil menekan laju penyebaran pandemi, dengan didukung refocusing anggaran yang tepat sasaran.


"PPKM akan berhasil jika pemerintah memastikan adanya dukungan anggaran yang tepat sasaran. Refocusing yang dilakukan harus efektif menanggulangi pandemi dengan berorientasi pada keselamatan rakyat, bukan sekedar geser slot," katanya lewat keterangan tertulis pada Selasa (24/8).

Legislator dari Fraksi PKS ini menambahkan, saat ini banyak rakyat yang membutuhkan dukungan bahan pokok untuk bertahan hidup. Selain itu, infrastruktur kesehatan juga harus diperkuat guna mengantisipasi keadaan tak terduga.

"Sementara sistem pendukung lain seperti penanganan jenazah, pasien isoman, insentif petugas dan pengolahan limbah juga harus jadi prioritas," tambahnya.

Menurut anggota Badan Anggaran DPR RI ini,  pemerintah jangan bingung menentukan mana yang prioritas dan mana yang tidak. Karena, PPKM akan efektif dan kasus Covid-19 akan turun jika anggaran penanganannya efektif, tepat sasaran serta tidak ada moral hazard dengan motif kepentingan ekonomi dan politik kelompok atau golongan.

Oleh sebab itu, Netty menekankan kepada kelompok-kelompok yang memiliki kepentingan, termasuk  kementerian dan lembaga, agar legowo mendukung refocusing anggaran yang bobotnya lebih pada penanganan pandemi.

"Ini saatnya negara menunjukkan soliditas manajemen nasional yang tidak lagi ego sektoral. Kurangi juga kegiatan tidak esensial seperti kunjungan, rapat koordinasi di luar kantor, acara seremonial dan lain-lain. Optimalkan teknologi internet untuk koordinasi secara virtual," sarannya.

Selain itu, Netty juga meminta pemerintah agar memberikan perhatian maksimal pada daerah-daerah yang sudah berada di PPKM level 2 agar kondisinya makin membaik, dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

"Perhatikan core indikator penanganan Covid-19. Jangan sampai longgar prokes dan terlena, sehingga alih-alih membaik malah kasus naik lagi," ujarnya.

Menurut Netty, Pemerintah harus mengawal daerah yang telah turun level tersebut dengan roadmap yang jelas dan rinci, agar penurunannya semakin membaik.

"Bahkan bisa jadi model atau pilot project penanganan pandemi dan PPKM. Kalau statusnya turun naik, sama saja jalan di tempat," tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya