Berita

Amerika mengevakuasi warganya dari Afghanistan pada Senin 23 Agustus 2021/Net

Dunia

Duta Besar AS di Kabul: Proses Evakuasi Berjalan Lancar, Kami Bangga dengan Pekerjaan Semua Pihak

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 11:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat telah mengerahkan Armada Udara Cadangan Sipil (CRAF) pada Senin (23/8) untuk mengevakuasi warganya di Kabul. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul menyatakan bahwa ada sekitar 1.000 orang yang siap dalam daftar untuk diberangkatkan segera.

"Kerumunan besar orang, termasuk banyak yang tidak memenuhi syarat untuk relokasi telah membuat akses ke bandara menjadi sangat sulit," ujar kedutaan dalam pernyataannya.

Kedutaan berupaya membuat akses menjadi lebih mudah, terutama karena mereka berkejaran dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Mereka juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk para pengungsi yang masih menunggu pemberangkatan, seprti perlengkapan bayi dan makanan.,


Departemen Pertahanan dalam pernyataannya pada Senin (23/8) mengatakan mereka telah mengaktifkan Tahap 1 dari Armada Udara Cadangan Sipil (CRAF). Tiga pesawat berbadan lebar dikerahkan ke pangkalan militer dan titik transit aman lainnya di Semenanjung Arab dan di Eropa untuk membantu evakuasi darurat warga AS dan pengungsi yang datang dari Kabul, Afghanistan.

Mereka yang diangkut adalah sebagian pasukan AS, warga sipil Amerika, dan warga Afghanistan yang telah bekerja untuk pihak AS selama ini dan mempertaruhkan nyawanya mereka untuk membantu menjaga warga AS.

Duta Besar Amerika untuk Afghanistan Ross Wilson mengungkapkan suka cita dan rasa terima kasihnya atas peran semua pihak yang terkait dalam membantu mengevakuasi warga.

"Saya sangat bangga dengan tim dari @USEmbassyKabul dan juga kami dari @DeptofDefense. Mereka bekerja hari demi hari untuk mendukung upaya merelokasi warga AS dan warga Afghanistan yang berisiko. Komitmen mereka tak tertandingi," katanya dalam cuitan Twitter pada (23/8).

Nampak dalam foto-foto yang beredar di media sosial, Ross mengunjungi Bandara Hamid Karzai International Airport (HKTI) untuk memantau langsung proses evakuasi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya