Berita

Pemimpin Partai Hezb-e Islami Afghanistan, Gulbuddin Hekmatyar/Net

Dunia

Gulbuddin Hekmatyar: Ada Perubahan Positif dalam Taliban, Mereka Siap Bentuk Pemerintahan Inklusif

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 08:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Partai Islam Afghanistan (Hezb-e Islami), Gulbuddin Hekmatyar tetap optimis atas perubahan positif dari Taliban, termasuk komitmen mereka untuk membentuk pemerintahan yang inklusif.

"Taliban mengatakan mereka siap untuk merundingkan masa depan negara dan susunan pemerintahan, untuk bernegosiasi dengan para politisi, serta membahas pembentukan pemerintahan semua-Afghanistan," ujar Hekmatyar kepada Sputnik, Selasa (24/8).

Hekmatyar merupakan satu dari tiga anggota dewan koordinasi yang dibentuk setelah Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, dan Presiden Ashraf Ghani pergi keluar negeri.


Selain Hekmatyar, dewan koordinasi itu juga dibentuk oleh mantan Presiden Hamid Karzai dan Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional Abdullah Abdullah. Mereka bertiga mengupayakan transisi damai, dengan melakukan negosiasi bersama Taliban.

"Saya bertemu dengan Taliban dan saya melihat berubahan nada mereka, mereka belajar banyak dan mendapatkan pengalaman. Saya melihat beberapa perubahan dalam pandangan mereka, beberapa perubahan positif," tambahnya.

Hekmatyar juga meyakini bahwa Taliban tidak akan melakukan balas dendam pada warga Afghanistan yang selama ini bekerja untuk pemerintahan Ashraf Ghani.

"Posisi Taliban berbeda. Seperti yang saya lihat, ketika Taliban datang, ada beberapa perubahan positif yang menginspirasi harapan untuk masa depan yang lebih baik. Kita harus menunggu. Mereka siap membentuk pemerintahan inklusif menyusul kesepakatan yang dicapai dalam negosiasi antar-Afghanistan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya