Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

India Jual 25 Bandara dan Ratusan Infrastruktur, Total Nilainya Rp 1.165 Triliun

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 08:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India berencana untuk menjual ratusan infrastrukturnya sebagai bagian dari National Monetization Pipeline (NMP). Rencana itu mencakup penjualan aset jalan dan kereta api, bandara, saluran transmisi listrik, dan pipa gas.

Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman mengungkap, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi berencana menjual 25 bandara internasional dan domestik, 15 stasiun kereta api, dan 160 proyek pertambangan batu bara.

Dikutip dari Sputnik pada Selasa (24/8), Sitharaman menyebut rencana penjualan dilakukan selama empat tahun ke depan, untuk mengumpulkan 81 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 1.165 triliun (Rp 14.300/dolar AS).


Penjualan aset ini adalah bagian dari kebijakan divestasi strategis emerintah federal. Nantinya negara hanya akan mempertahankan kepemilikan pada beberapa sektor yang teridentifikasi, sementara sisanya diprivatisasi.

Monetisasi aset ini digunakan untuk meningkatkan pembiayaan alternatif untuk infrastruktur baru.

“Memonetisasi aset infrastruktur publik yang beroperasi merupakan opsi pembiayaan yang sangat penting untuk pembangunan infrastruktur baru. Penting bagi India untuk menyadari bahwa waktunya telah tiba untuk memaksimalkan aset," jelas Sitharaman.

Meski begitu, dia mengatakan bahwa kepemilikan aset akan tetap menjadi milik pemerintah, dan akan ada pengembalian aset wajib setelah waktu yang ditentukan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya