Berita

Presiden Susilo Bambang (SBY) Yudhoyono semasa menjabat pernah mengusulkan kepada Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama untuk mengupayakan pembagian kekuasaan di Afghanistan/Net

Dunia

Dino Patti Djalal: Kalau Dulu Usulan SBY Didengar Obama, Mungkin Afghanistan Tidak Seperti Sekarang

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 19:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dinamika politik dan keamanan yang terus berkembang di Afghanistan usai kelompok militan Taliban merebut kekuasaan pada 15 Agustus lalu disayangkan oleh banyak pihak.

Diplomat top yang juga merupakan mantan Dutabesar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal melalui akun Twitternya menyebut bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semasa menjabat pernah mengusulkan kepada Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama untuk mengupayakan pembagian kekuasaan atau power sharing di Afghanistan.

"Did u know? Presiden SBY dulu pernah usulkan kepada pemerintah Obama agar diupayakan power-sharing antara Pemerintah Hamid Karzai dengan Taliban sebagai solusi politik damai jangka panjang," tulis Dino.


Dia menilai bahwa kondisi Afghanistan saat ini mungkin saja berbeda jika pada saat itu usulan tersebut direalisasikan.

"Kalau usulan ini dulu didengar, mungkin Afghanistan tidak seperti sekarang," sambungnya.

Taliban saat ini menguasai Afghanistan usai berhasil merebut ibukota Kabul dan mendepak pemerintahan sah di bawah pemerintahan Presiden Ashraf Ghani. Sang presiden yang dilengserkan itu kini berada di Uni Emirat Arab.

Situasi di Afghanistan sendiri masih terus berkembang, namun Taliban tengah memperkokoh barisan untuk memerintah dan menjalankan negara itu ke depan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya