Berita

Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven/Net

Dunia

PM Swedia Stefan Lofven Mengundurkan Diri untuk Kedua Kalinya

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven membuat pengumuman mengejutkan pada Minggu (22/8). Ia mengatakan akan mengundurkan diri sebagai pemimpin partai, yang artinya mundur sebagai perdana menteri.

Lewat pidato musim panas tahunannya, Lovfen mengatakan akan mundur sebagai pemimpin Partai Sosial Demokrat ketika kongres pada 3 November mendatang.

Ia mengatakan telah memberi tahu partai mengenai keputusan itu, dan kemudian meminta untuk diberhentikan sebagai perdana menteri.


"Semuanya memiliki akhir dan saya ingin memberikan kondisi terbaik untuk penerus saya. Dalam kampanye pemilihan tahun depan, Sosial Demokrat akan dipimpin oleh orang lain selain saya," ujarnya, seperti dikutip Deutshe Welle.

Belum diketahui siapa yang akan menggantikan Lovfen. Tetapi kabar yang santer terdengar menyebut Menteri Keuangan Magdalena Andersson dianggap sebagai salah satu calon terkuat.

Pria 63 tahun itu telah memimpin Partai Sosial Demokrat sejak 2014. Bersama partainya, ia berhasil memenangkan pemilu pada 2014 dan 2018.

Swedia sendiri dijadwalkan untuk menggelar pemilihan parlemen pada September 2022.

Pengumuman ini merupakan pengunduran diri Lovfen sebagai perdana menteri untuk kedua kalinya.

Pada Juni, Lofven kehilangan dukungan mayoritas setelah mosi tidak percaya menyatakan 181 anggota parlemen memilih menggulingkannya. Sepekan kemudian, ia mengundurkan diri. Namun tidak lama, ia terpilih kembali setelah oposisi gagal membentuk koalisi.

Sebelum karir politiknya, Lofven bekerja sebagai tukang las dan mengepalai serikat pekerja IF Metall.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya