Berita

Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Aktivis Tionghoa Heran, Kok Bisa di Negara Mayoritas Islam yang Dinista Islam

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 23:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberagaman dan kebhinnekaan bangsa ini sebenarnya sudah tidak ada masalah. Seiring usia bangsa yang semakin dewasa, sebenarnya rakyat memaknai perbedaan dengan cara bijaksana.

Begitu terang aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma menanggapi aksi Youtuber, Muhammad Kece yang dinilai berbahaya bagi kerukunan umat beragama di tanah air.

“Jadi keberagaman itu sudah tidak ada persoalan sebenarnya,” tutur Lieus saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (22/8).


Menurutnya, saling menghargai dan menghormati perbedaan sudah menjadi sikap bangsa Indonesia dalam keseharian.

Tapi Lieus merasa heran dalam kurun 6 tahun terakhir, ujaran kebencian yang berkaitan dengan agama, terutama Islam meningkat.

“Saya yang Buddha saja heran. Kok bisa di negara mayoritas Islam yang dinista Islam. Aneh sekali. Dan yang lebih aneh, umumnya yang menista aman atau tidak tersentuh hukum,” ujarnya.

Hal itu tentu berbanding terbalik dengan aksi aparat yang belakangan sibuk memburu pembuat mural yang mengkritik pemerintah.

Lieus menekankan bahwa usia Indonesia sudah tidak lagi muda. Untuk itu, semua pihak harus bisa menjaga sikap dan perilaku untuk saling menghormati dan menjaga perbedaan dan kebhinnekaan yang ada.

Dia juga berharap aparat yang sudah digaji dari uang rakyat bisa bersikap adil dan menegakkan hukum demi keadilan semua.

“Untuk Muhammad Kece, lebih baik memperbaiki diri dan janganlah menista Nabi Muhammad. Mari kita jaga toleransi dan kebhinnekaan,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya