Berita

Ratu Elizabeth II dan Pangeran Harry/Net

Dunia

Jelang Peluncuran Memoar Pengeran Harry, Ratu Elizabeth Siapkan Tim Hukum untuk Pencemaran Nama Baik

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 21:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratu Elizabeth II tampaknya sudah cukup gondok dengan tingkah sang cucu, Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle, khususnya setelah skandal wawancara dengan Oprah Winfrey beberapa waktu lalu.

Dalam wawancara tersebut, Harry dan Meghan mengungkap kehidupannya selama menjadi anggota senior kerajaan Inggris. Beberapa yang kemudian menjadi kontroversial adalah rasisme dan buruknya kesehatan mental yang dialami oleh Meghan dan anaknya, Archie.

Selain wawancara tersebut, Harry juga kerap melakukan serangan terhadap orangtuanya. Ia menuduh sang ayah, Pangeran Charles tidak sensitif terhadapnya dan sang kakak, Pangeran William, saat mereka masih anak-anak.


Harry juga dijadwalkan merilis memoar mengenai kehidupannya di kerajaan Inggris pada tahun depan. Menjelang perilisan buku itu, Ratu Elizabeth dilaporkan telah mempersiapkan diri dengan mengerahkan tim hukum yang ahli dalam kasus pencemaran nama baik dan privasi.

"(Ratu) sudah merasa cukup. Ada batasan berapa banyak yang akan diterima ratu dan keluarga kerajaan," ujar seorang sumber di kerajaan dalam laporan eksklusif The Sun, Minggu (22/8).

Sumber itu mengatakan, tim hukum kerajaan juga dapat menghubungi penerbit buku Harry, Penguin Random House, untuk memberikan peringatan dini mengenai isi memoarnya.

"Jika seseorang disebutkan dalam buku dan dituduh melakukan sesuatu secara langsung yang bisa menjadi fitnah dan juga melanggar hak mereka untuk kehidupan keluarga pribadi," jelasnya.

"Akan ironis jika Harry dan Meghan dituduh melanggar privasi mengingat mereka menyoroti hal itu," tambahnya.

Setelah meninggalkan Inggris pada Maret 2020, Harry dan Meghan pindah ke Amerika Serikat (AS) dan tinggal di rumah mewah senilai 11 juta poundsterling. Mereka juga menandatangani serangkaian kesepakatan yang menguntungkan dengan Netflix dan Spotify untuk menghasilkan konten.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya