Berita

Legislator PPP, Anas Thahir/Net

Politik

Cegah Aksi Sosial, Polisi Harus Segera Tangkap Muhamad Kece

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aparat Polri harus segera menangkap YouTuber Muhammad Kece yang diduga telah meninstakan agama.

"(Polri) tidak perlu tunggu sampai besok, hari ini aparat bisa menangkap," tegas anggota Fraksi PPP DPR RI Anas Thahir kepada wartawan, Minggu (22/8).

Bagi Anas Thahir, ucapan Muhammad Kece melalui video itu bukan hanya penghinaan terhadap agama Islam. Tetapi juga sangat mengganggu kehidupan bertoleransi dan kerukunan antar umat beragama.


Dia khawatir akan ada gerakan sosial yang tidak terkontrol jika Muhammad Kece tidak segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan ucapannya itu.

"Polisi harus gerak cepat agar masalah ini tidak berkembang liar menjadi bola api panas yang lebih meluas dan bisa memicu aksi sosial yang bersifat massal dan semau gue," katanya.

Terpisah, Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa sudah laporan masyarakat terkait Muhammad Kece yang diterima Bareskrim Polri, Sabtu malam (21/8).

"Tadi malam sudah ada laporan ke Bareskrim. (Laporan) dari masyarakat," ujarnya, Minggu (22/8).

Kini, sambungnya, Bareskrim Polri bertindak cepat untuk melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Sejumlah kecaman disampaikan ormas Islam atas aksi YouTuber Muhammad Kece yang diduga menista agama Islam. Pasalnya, yang bersangkutan mencampuradukan ajaran agama Islam dengan agama lain.

MUI, Muhammadiyah, dan NU telah satu suara menyebut bahwa apa yang disampaikan Muhammad Kece menyesatkan dan berpotensi memecah belah umat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya