Berita

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah/Ist

Politik

Ketimbang Desak Interpelasi Anies, PDIP-PSI Disarankan Bantu Urus Pandemi

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 03:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ambisi Fraksi PSI dan Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta untuk mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan terkait penyelenggaraan ajang Formula E diprediksi bakal sia-sia karena tidak didukung mayoritas fraksi lainnya.

Demikian disampaikan Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah alias Rian, melalui keterangannya, Sabtu (21/8).

Sejauh ini ada lima anggota Fraksi PDIP DPRD DKI yang menandatangani usulan hak interpelasi. Yaitu Ima Mahdiah, Rasyidi, Wa Ode Herlina, Ong Yenny, dan Gilbert Simanjuntak.


Sementara di Fraksi Partai PSI DPRD DKI ada 8 anggota yang bulat mengajukan hak interpelasi.

Dalam surat pengajuan hak interpelasi yang ditandatangani delapan anggota Fraksi PSI itu menyebut, pengajuan itu bertujuan untuk meminta penjelasan Gubernur DKI Jakarta terkait dengan program yang memakan anggaran triliunan rupiah itu.

Surat usulan hak interpelasi itu ditujukan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Rian menilai, meminta penjelasan Gubernur DKI Jakarta terkait Formula E bukan tujuan sebenarnya dari fraksi PSI dan PDIP.

"Karena tujuan utama 13 legislator itu disinyalir untuk menjegal Anies Baswedan," ungkap Rian, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Rian berpandangan, PDIP dan PSI makin gelisah karena elektabilitas Anies menjelang Pilpres 2024 makin tidak terbendung.

“Interpelasi sangat bermuatan politis. Mereka berupaya sekuat tenaga untuk mendongkel karier politik Anies,” jelas Rian.

Menurut Rian, dalam kondisi pandemi yang belum berakhir, PDIP dan PSI sepatutnya mengerem syahwat politik mereka.

"Interpelasi yang dilakukan tidak pas, mending  PDIP dan PSI bantu urus pandemi," saran Rian.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya