Berita

Seorang Imam berbicara di samping seorang pejuang Taliban bersenjata di Masjid Abdul Rahman di Kabul pada 20 Agustus 2021/AFP

Dunia

Jusuf Kalla Berharap Kelembutan Taliban Terus Berlanjut

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 21:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Afghanistan yang kini berada dipangkuan Taliban menjadi perhatian dunia, tidak terkecuali para tokoh di Indonesia yang salah satunya ialah bekas Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Politisi Golkar yang kerap disapa JK ini mennilai Taliban hari ini sudah jauh berubah, jika dibandingkan dengan masa lalu mereka. Di mana ia menganggap setidaknya mereka sudah berupaya lepas dari stigma kekerasan yang dipakai dalam setiap garakannya.

Perubahan itu, kata JK, terlihat dari pendekatan dialog kelompok Taliban dengan Presiden Ashraf Ghani setelah menguasai Istana Kepresidenan di Kabul.


"Apakah dia (Taliban) berubah? Kebijakannya sangat ingin berubah, karena itu mengapa dia berunding dengan pemerintahan yang lama di bawah kepemimpinan Presiden Ghani," kata JK dalam webianar bertema "Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia", Sabtu (21/8).

Upaya perundingan itu, kata JK, menjadi salah satu bukti bahwa Taliban hari ini berbeda dengan masa lalu mereka, yang mana sudah berubah menjadi lebih lembut.

"Artinya dia tidak brutal lagi, dia tidak konservatif, dia tidak lagi main sangat kejam, sekarang ini sangat berubah dengan harapan ini akan berlanjut," pungkasnya.

Selain JK, pembicara yang dihadirkan pada webinar itu ada Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua PP Muhammadiyah Sudarnoto, akademisi Universitas Indonesia Yon Machmudi dan akademisi Universitas Moestopo Ryantori.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya