Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

AHY Salip Anies Baswedan di Survei, Demokrat: Jadi Penyemangat dan Optimisme Kader Menuju 2024

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 19:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rilis survei Citra Opini Polling Study (COPS) yang menempatkan elektabilitas Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melampaui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan beberapa tokoh lain disambut baik DPP Partai Demokrat.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan, hasil survei nasional terbaru itu bisa menjadi penyemangat dan membangkitkan optimisme seluruh kader Partai Demokrat untuk Pemilu 2024 mendatang.

"Hasil survei ini juga menjadi penyemangat dan membangkitkan optimisme seluruh kader Partai Demokrat menuju sukses Pemilu 2024. Sukses Pileg, sukses Pilpres dan sukses Pilkada," ujar Kamhar saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (21/8).


Di sisi lain, Kamhar juga menyebut bahwa rilis survei COPS semakin mengejawantahkan kepemimpinan Partai Demokrat di bawah komando Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sukses melakukan kerja-kerja politik partai.

"Ini juga sebagai penegasan bahwa kerja-kerja politik yang dijalankan sebagai implementasi grand strategi partai berjalan secara efektif dan on the right track," kata Kamhar.

Dalam survei COPS yang terbaru, AHY tercatat mendapatkan elektabilitas 7,1 persen, dan untuk kali pertama unggul di atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (4,8 persen).

"Sementara posisi teratas masih diisi nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 9,9 persen," ujar Alamsyah dalam survei COPS tentang dinamika elektoral tokoh, politisi, pejabat negara yang berpotensi menjadi Capres 2024 serta partai politik, Jumat (20/8).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya