Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Salip Anies Baswedan Di Survei COPS, Demokrat: Kualitas Kepemimpinan Mas AHY Teruji dan Handal

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 16:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei terbaru Citra Opini Polling Study (COPS) yang mencatat elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono melampaui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, disambut baik oleh DPP Partai Demokrat.

Ketua Umum Partai Demokrat yang kerap disapa AHY itu dicatat sebagai satu sosok calon presiden (capres)untuk Pemilu 2024 yang memiliki elektabilitas di atas capres potensial lainnya Anies Baswedan.

Demikian disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (21/8).


"Merespon hasil survei COPS yang menempatkan elektabilitas Mas Ketum AHY yang terus naik dan masuk 5 besar mencapai 7,1 persen, tentu kami syukuri dan apresiasi," kata Kamhar.

Partai Demokrat, kata dia, selalu menempatkan hasil survei sebagai pedoman dalam menyusun kebijakan, program dan agenda-agenda strategis partai, serta acuan untuk mengevaluasi kerja-kerja politik yang telah dijalankan.

"Trend kenaikan elektabilitas Mas Ketum AHY, menunjukan kualitas kepemimpinan yang semakin teruji dan handal melewati berbagai terpaan badai yang menerpa Partai Demokrat," tuturnya.

Kamhar menambahkan, di bawah kepemimpinan AHY, Demokrat sigap merespon terpaan pandemi Covid-19 melalui Gerakan Nasional Partai Demokrat perang Semesta Melawan Covid-19, hingga Gerakan Nasional Partai Demokrat Peduli dan Berbagi.

Melalui gerakan itu pula, kata Kamhar, semua Kader Partai Demokrat di seluruh nusantara mengambil peran nyata membantu meringkankan beban masyarakat yang terdampak.

"Selanjutnya kepiawaian dan kehandalan kepemimpinan Mas Ketum menjaga soliditas kader memimpin perlawanan GPK PD yang dimotori KSP Moeldoko," kata Kamhar.

Menurutnya, keberanian, kecepatan, ketepatan dan kekompakan seluruh kader Demokrat dengan arahan AHY menjadi faktor penting dan penentu yang berhasil diorkestrasi secara harmonis.

"Mas Ketum dalam menyelamatkan demokrasi dan Partai Demokrat menjadi tontonan yang tersaji indah sesuai harapan civil society dan masyarakat politik pro demokrasi," demikian Kamhar.

Dalam survei COPS yang terbaru, AHY catatkan elektabilitas 7,1 persen dan untuk kali pertama unggul di atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (4,8 persen).

"Sementara posisi teratas masih diisi nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 9,9 persen," ujar Alamsyah dalam survei COPS tentang dinamika elektoral tokoh, politisi, pejabat negara yang berpotensi menjadi Capres 2024 serta partai politik, Jumat (20/8).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya