Berita

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto/Repro

Politik

PB IDI: Masih Banyak RS Yang Belum Dibayar Sampai Saat Ini, Termasuk Tahun 2020

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak sedikit rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia belum dibayar oleh pemerintah hingga saat ini. Bahkan, sejak tahun 2020 lalu.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Polemik Trijaya bertajuk "Suara Nakes Untuk Indonesia" pada Sabtu (21/8).

Slamet tidak menjelaskan secara spesifik rumah sakit mana saja yang menerima pasien Covid-19 dan disebut belum dibayar oleh negara.


"Sampai dangan hari ini kan banyak rumah sakit yang belum dibayar, termasuk tahun 2020," ujar Slamet.

Slamet sebelumnya mengurai bahwa upaya untuk menangani pandemi Covid-19 harus menggunakan setidaknya tiga pendekatan, yakni promotif, preventif, dan kuratif, di mana ketiganya, harus berjalan beriringan.

Promotif, dijelaskan Slamet adalah sosialisasi sampai masyarakat terbawah agar tahu bahwa Covid-19 berbahaya, sehingga tidak mempercayai hoax yang beredar.

"Nah itu kan belum maksimal. Dan preventifnya (adalah) vaksin. Nah, kuratifnya mencegah orang sakit menjadi meninggal atau cacat," imbuhnya mengurai.

Dalam pelaksanaannya Slamet memaparkan cara-cara agar ketiga langkah penanganan Covid-19 tersbeut bisa berjalan efektif. Yaitu di antaranya harus ada SDM yang cukup, logistik kesehatan obat, oksigen, bed, hingga laat kesehatan pendukung lainnya.

"Itu harus cukup. Lalu pembiayaannya juga harus cukup. Sampai dangan hari ini kan banyak rumah sakit yang belum dibayar, termasuk tahun 2020," sambungnya.

Meski begitu, Slamet menyatakan itikad baik dari Kepala Negara sudah sangat baik dalam hal penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Hanya saja, implementasinya di lapangan masih tidak solid alias cenderung berjalan masing-masing.

"Jadi, upaya Presiden Jokowi dengan amat baik diterjemahkan tidak sesuai," tuturnya.

Salah satu ketidaksesuaian pelaksanaan instruksi presiden yang disinggung Slamet adalah kinerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang lebih memilih fokus kepada vaksinasi tanpa menekan potensi kematian akibat Covid-19, yang sampai hari ini masih berada di atas 1.000 setiap harinya.

"Ayo kita kejar vaksin ayo kira kejar kematian. Jangan ayo kejar vaksin, kematian biarin ajalah," demikian Slamet.

Selain Slamet, turut hadir dalam acara tersebut yakni Ketum PPNI Harif Fadilah, Ketum PB IBI Emi Nurjasmi, Ketua IAKMI Ede S. Darmawan, Ketum DPP PATELKI Atna Permana, dan Ketum KoMPAK Dedi Supratman.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya