Berita

Ketua Umum Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (PN AMK), Rendhika D Harsono/Repro

Politik

PN AMK Usulkan 10 Muharam Dijadikan Hari Anak Yatim Nasional

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

10 Muharam diyakini oleh umat Islam sebagai Hari Raya Anak Yatim atau Idul Yatama. Sebab di momen tersebut banyak orang memberikan perhatian dan santunan kepada anak yatim.

Ketua Umum Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (PN AMK), Rendhika D Harsono mengatakan, menyantuni anak yatim adalah ibadah yang tidak mesti dikhususkan pada waktu-waktu tertentu saja.

"Berbagi dan menyantuni anak yatim merupakan pekerjaan sepanjang masa yang tak bisa diidentikkan dengan waktu tertentu, namun setidaknya 10 Muharam (Assyura)  menjadi motivasi agar kita berlomba-lomba dalam kebaikan amal sholeh," kata Rendhika dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (21/8).


Karena itu, Rendhika bersama dengan AMK mengusulkan dan mendorong pemerintah untuk menetapkan setiap tanggal 10 Muharam sebagai Hari Anak Yatim Nasional.

AMK sendiri, kata Ketua DPP PPP ini, telah mengimbau kepada seluruh kadernya agar memberikan perhatian yang lebih kepada anak yatim dalam kehidupan keseharian mereka.

Diharapkan, gerakan serta aksi-aksi kecil dari setiap kader AMK akan menjadi bola salju yang semakin membesar, sehingga diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia.

Sekjen Pimpinan Nasional AMK Ainul Yaqin menambahkan, di masa-masa keprihatinan seperti sekarang, aksi-aksi konkret seperti memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sangat dibutuhkan masyarakat.

Katanya, memberikan perhatian kepada anak yatim dan kaum dhuafa tidak hanya bentuk refleksi ibadah saja, tapi juga sebagai bukti kecintaan umat Islam pada Nabi Muhammad SAW dan ajaranya.

"Gerakan Peduli Anak Yatim dan dhuafa adalah bagian dari refleksi aksi cepat tanggap kader-kader AMK menyentuh ruang-ruang kosong kepedulian," tuturnya.

Atas pandangannya tersebut, Ainul mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan sesamanya. Sebab menurutnya, masalah sosial tidak akan selesai jika hanya mengandalkan program pemerintah ataupun uluran aghniya.

"Harus dimulai dari gerakan kecil di sekitar kita. Tidak harus banyak atau besar, cukup memberikan uluran tangan untuk lingkungan yang benar-benar membutuhkan," imbuhnya.

Dalam menyambut 10 Muharam, kader AMK di Malang, Jawa Timur menginisiasi 'Gerakan AMK Bersama Anak Yatim dan Dhuafa' dengan memberikan bantuan dan santunan melalui pesantren dan yayasan, salah satunya Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Hj Khodijah. Santunan tersebut diterima oleh penanggung jawab asrama, Yatim M.

Koordinator Gerakan AMK Bersama Anak Yatim dan Dhuafa, Zam Zami mengatakan, kalangan pemuda harus mengambil peran dalam penanganan persoalan kepedulian sosial, khususnya kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Menurutnya, kesadaran diri dan empati terhadap sesama harus dibangun di kalangan pemuda, khususnya umat Muslim. Ia pun sependapat, bahwa tanggal 10 Muharam dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangkitkan semangat kebersamaan dalam berbagai kesusahan dan kesulitan seperti di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya