Berita

Australia saat lockdown/Net

Dunia

Koordinator Demo Anti-Lockdown Sydney Dihukum 8 Bulan Penjara

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 11:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang New South Wales, Australia menjatuhkan hukuman maksimum delapan bulan penjara kepada seorang pria berusia 29 tahun karena membantu mengorganisir protes anti-lockdown di Sydney, yang telah mengalami pembatasan ketat akibat Covid-19 selama beberapa bulan.

Pengumuman tersebut disampaikan kepolisian NSW dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (20/8), mengungkapkan bahwa pria itu telah dipenjara karena beberapa pelanggaran terhadap Tatanan Kesehatan Masyarakat, serta untuk perannya dalam mengatur ‘protes tidak sah’.

“Pria, yang berasal dari negara bagian Victoria, mengaku bersalah karena gagal mematuhi arahan Covid-19, mendorong melakukan kejahatan, dan representasi palsu,” kata polisi, seperti dikutip dari ABC News, Sabtu (21/8).


Keputusan tersebut membuat marah banyak warga Australia di media sosial, serta orang-orang dari seluruh dunia.

“Dipenjara karena merencanakan protes. Bagaimana kita bisa sampai di sini?” kata seorang wanita Sydney.
Yang lainnya berkata, “Ini benar-benar fasisme.”
Sementara wartawan Sydney Morning Herald Angus Thompson mencatat di Twitter bahwa publikasi pemenjaraan seseorang oleh Polisi NSW adalah sesuatu yang tidak biasa dan berteori bahwa itu dimaksudkan untuk menakut-nakuti pengunjuk rasa potensial lainnya di Sydney menjelang protes akhir pekan.

Namun, tidak semua orang menentang pemenjaraan pria itu, dengan beberapa pengguna media sosial �" termasuk seorang jurnalis Sydney �" memuji Polisi NSW atas “pekerjaan yang luar biasa”.

Penguncian Covid-19 Sydney saat ini diperpanjang pada hari Jumat hingga akhir September, dan jam malam juga diterapkan.

Penduduk kota telah diperintahkan untuk tinggal di rumah sejak Juni dan hanya dapat pergi jika mereka memiliki alasan yang masuk akal, termasuk membeli makanan, melakukan vaksinasi Covid-19, berolahraga, dan pergi bekerja jika pekerjaan tidak dapat dilakukan dari rumah.

New South Wales telah mencatat 16.353 dari 42.228 kasus Covid-19 di Australia sejak awal pandemi pada Maret tahun lalu, serta 119 dari 974 kematian di Australia.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya