Berita

Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat bercita-cita menjadi lumbung beras/Ist

Politik

Dukung Sambas jadi Lumbung Beras, Wamentan: Sesuai Semangat Presiden Indonesia Sentris

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 14:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat menyongsong cita-cita untuk menjadi wilayah lumbung beras. Hal itu bukan mustahil mengingat Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar telah menemukan varietas unggul Padi B-36 dan B-37.

Kepala BPTP Kalimantan Barat, Dr Rustan Massinai mengatakan, varietas mampu menngkatkan hasil panen. Pada panen pertama padi varietas B-36 dan B-37, akan dihasilkan 40 ton gabah. Hasilnya pun tidak akan dikonsumsi, melainkan langsung dijadikan bibit baru dan dibagikan gratis kepada petani.

"Dengan 40 ton bibit gratis ini, insyaallah akan dihasilkan 100 ton pada panen berikutnya yang siap konsumsi," kata Rustan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/8).


Target menjadikan Sambas sebagai lumbung padi Kalbar, layaknya Kabupaten Kerawang di Pulau Jawa juga akan dicapai dengan membuat panen padi tiga kali dalam setahun menggunakan bibit varietas unggul B-36 dan B-37 temuan BPTP Kalbar.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qalbi menyempatkan diri hadir melakukan panen Padi di Kecamatan Pemangkat, Sambas, Kalbar. Dalam kunjungannya, Wamentan juga menyempatkan untuk memberikan bibit kelapa dalam dan jeruk sambas gratis kepada petani di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalbar.

"Presiden punya semangat Indonesia Sentris. Artinya setiap anak bangsa, di sudut negeri manapun harus merasakan kehadiran negara. Untuk itulah kami hadir di sini," kata Wamentan.

Tekad Pemkab Sambas untuk menjadi wilayah lumbung beras pun mendapat dukungan penuh dari Kementan.

"Sektor ini sangat potensial dan insyaallah punya masa depan yang cerah," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya