Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Elektabilitas Ganjar Ungguli Anies, Tapi Soal Popularitas Beda Cerita

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peluang Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan semakin besar untuk bertarung di pemilihan presiden 2024 mendatang.

Baik dari tingkat elektabilitas maupun popularitas, kedua kepala daerah ini sama-sama bersaing ketat dengan Prabowo Subianto menuju 2024.

Dari survei Spektrum Politika Institute, Ganjar Pranowo unggul dari sisi elektabilitas bila dibandingkan dengan calon lain.


"Ketika ditanyakan siapa calon presiden (top of mind), preferensi politik masyarakat ada pada nama Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi Gubernur Jawa Tengah dengan angka elektabilitas mencapai 16,9 persen," kata Direktur Data dan Riset, Spektrum Politika Institut, Andri Rusta dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/8).

Sementara itu, elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 16,4% persen, dan Anies Baswedan 10,2 persen.

Ganjar Pranowo juga masih unggul saat elektabilitas calon presiden disurvei dengan simulasi menggunakan kartu nama-nama calon presiden. Ganjar Pranowo memperoleh suara 21,9 persen,, Prabowo Subianto 20,6 persen, dan Anies Baswedan 13,8 persen.

"Peluang Ganjar dan Anies ini semakin besar karena popularitas dan tingkat penerimaan masyarakat masih bisa ditingkatkan menjelang Pemilu 2024," jelas Andri.

Dari sisi popularitas, Anies Baswedan justru lebih unggul sebesar 86,1 persen, Ganjar 71,1 persen. Sementara tingkat penerimaan terhadap Anies Basweda sebesar 60,5 persen, Ganjar Pranowo di angka 52,4 persen.

"Sedangkan Prabowo Subianto tingkat popularitas sudah sangat tinggi mencapai 93,1 persen dan tingkat penerimaan masyarakat sebesar 65,3 persen," tutup Andri.

Lembaga survei Spektrum Politika Institute telah melakukan survei tentang Dinamika Perubahan Persepsi dan Perilaku Memilih Masyarakat Pasca Pemilu 2019 di Indonesia pada 5-17 Juli 2021. Survei ini melibatkan 1.240 sampel yang diwawancarai langsung.

Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen yang dilakukan di 34 provinsi di Indonesia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya