Berita

Seorang pria mengendarai truk hitam dan berhenti di trotoar di depan Perpustakaan Kongres/CNN

Dunia

Pengemudi Truk Klaim Bawa Peledak sambil Live Streaming di Dekat Gedung Capitol AS

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 01:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Klaim ancaman bom muncul di Washington, D.C. pada Kamis (19/8), tepatnya di sebuah truk yang berada di dekat gedung Capitol.

"Ini adalah penyelidikan ancaman bom aktif," tulis Kepolisian Capitol Amerika Serikat di Twitter.

Sementara itu, menurut keterangan Kepala Polisi US Capitol Tom Palungan, seorang pria mengendarai truk pickup hitam dan berhenti di trotoar di depan Perpustakaan Kongres, yakni Gedung Thomas Jefferson Library of Congress, pada pukul 09:15 waktu setempat.


Pria itu mengklaim bahwa dia memiliki bom dan menunjukkan apa yang tampak seperti detonator kepada petugas yang berada di tempat kejadian.

Klaim tersebut ditanggapi besar-besaran oleh petugas yang bergegas memastikan apakah itu alat peledak yang dapat dioperasikan atau bukan.

Pria tersebut tetap duduk di kursi di truk tersebut, hingga negosiator datang dan berkomunikasi dengan pria itu untuk mencapai resolusi.

Bukan hanya itu, pria tersebut bahjan melakukan live streaming saat melakukan aksinya.

Belum diketahui apa motif di balik aksi pria itu.

Akibat klaim ancaman bom itu, Dua gedung Perpustakaan Kongres yakni Jefferson dan Madison dan Gedung Kantor Cannon House di dekat lokasi kejadian, segera dievakuasi.

CNN melaporkan, para staf di gedung tersebut mendapat pemberitahuan email untuk tetap tenang dan keluar gedung. Mereka yang berada di Cannon disarankan untuk pindah ke Gedung Kantor Longworth House menggunakan terowongan bawah tanah Capitol.

Saat kejadian berlangsung, Senat dan DPR tidak sedang bersidang, dan sebagian besar anggota parlemen saat ini tidak berada di kantor mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya