Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat meninjau pertandingan persahabatan LaNyalla Academia di Senayan/Ist

Sepak Bola

LaNyalla Dukung Pemanfaatan Sport Science untuk Pengembangan Sepak Bola Tanah Air

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 16:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai sudah saatnya sport science dimanfaatkan untuk mendukung prestasi sepak bola Tanah Air.

Untuk itu, LaNyalla mendukung kerja sama yang dilakukan PSSI dengan 7 perguruan tinggi, termasuk mengembangkan sport science dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
 
"Termasuk mencari bakat-bakat muda terbaik di dunia sepak bola Indonesia melalui kerja sama dengan tujuh universitas di Indonesia. Terlebih, PSSI juga akan mengembangkan sport science bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa)," katanya, Kamis (19/8).


Mantan Ketua Umum PSSI ini menambahkan, dengan sport science PSSI juga bisa mendapatkan pelatih berkualitas.

"Sport science sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelatih sepak bola agar setara S-1 Kepelatihan Sepak Bola berlisensi AFC, termasuk peningkatan pelatih fisik, dan masih banyak lagi," katanya.

Dalam penilaian LaNyalla, kekurangan pelatih berkualitas menjadi kendala tersendiri terhadap peningkatan kualitas pemain dan prestasi sepak bola Indonesia.

Data PSSI diungkapkan LaNyalla, Indonesia hanya memiliki 7.000 pelatih untuk semua level, dari sekitar 5.000 SSB di seluruh Indonesia.

"Selain itu, ada sekitar 943 klub liga tiga, 24 klub liga dua dan 18 klub liga satu. Artinya, kita memang masih membutuhkan banyak pelatih berkualitas dan berlisensi minimal AFC. Inilah salah satu agar kita bisa meningkatkan standar sepak bola kita," jelasnya.

Senator asal Jawa Timur itu berharap, dari kerja sama ini lahir pesepakbola-pesepakbola berbakat yang mampu membawa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

"Karena para pemilik bakat perlu ditunjang dengan lingkungan, fasilitas dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, butuh tahap implementasi yang tepat, sehingga perencanaan dari sebuah kerja sama dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya