Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Merasa Pengaruh Jokowi Masih Dominan

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penegasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk siap pasang demi Presiden Joko Widodo menyiratkan banyak makna. Salah satunya ada kesadaran dari Megawati bahwa pengarus Jokowi masih besar.

Begitu kata pengamat politik, Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (19/8).

"Bisa saja Megawati sudah membaca posisi pengaruh Jokowi yang masih dominan, sehingga PDIP bisa merugi jika menunjukkan berseberangan dengan Jokowi,” ujarnya.


Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini menambahkan bahwa ada kepentingan PDIP di 2024 mendatang. Sehingga PDIP perlu bermanis-manis dengan Jokowi yang memiliki pengaruh besar untuk mencapai kemenangan.

Apalagi, di satu sisi Jokowi tampak sedang mesra dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“PDIP sadar harus mendayagunakan semua kekuatan, salah satunya adalah Jokowi,” sambungnya.

Dedi membaca bahwa pernyataan Megawati itu juga bermakna bahwa kader PDIP harus menyudahi kritik terhadap Presiden Joko Widodo, yang menjadi petugas partai banteng moncong putih.

"Bagaimanapun, Megawati masih miliki kekuasaan untuk mengatur Jokowi. Karena Jokowi tentu berutang politik sangat besar pada PDIP dan Megawati,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya