Berita

Presiden Ceko Milos Zeman/Net

Dunia

Barat Gagal Tumbangkan Taliban, Presiden Ceko Minta NATO Fokus pada Terorisme Daripada Rusia

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemenangan cepat Taliban menguasai Afghanistan setelah kepergian pasukan NATO mengejutkan dunia. Sebagian mengatakan itu telah menunjukkan kegagalan militer Barat mengalahkan gerilyawan yang selama ini dicap sebagai teroris.

Presiden Ceko Milos Zeman mengingatkan bahwa sudah saatnya NATO mengalihkan fokus mereka dari Rusia ke terorisme internasional.

"Musuh NATO bukanlah Rusia, tetapi terorisme internasional," kata Zeman, yang berbicara tentang kegagalan blok militer pimpinan Amerika dalam mengalahkan gerilyawan Taliban di Afghanistan, seperti dikutip dari Euro News, Rabu (18/8).


Komentar Zeman yang dikenal karena sikapnya yang pro-Rusia dan pro-China, menggemakan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada November tahun lalu, ketika dia mendesak para pemimpin NATO untuk mengalihkan fokus dari Rusia dan China, dengan mencatat bahwa terorisme adalah musuh bersama untuk semua bangsa.

Pemimpin Ceko itu juga mengecam NATO karena gagal secara dramatis di Afghanistan tetapi mencatat bahwa dia mendukung perang dan misi untuk mengalahkan terorisme yang mengatasnamakan Islam.

Dalam pernyataannya dia juga mengklaim sudah memberi tahu Presiden AS Donald Trump dan Joe Biden selama KTT NATO bahwa penarikan pasukan adalah tindakan pengecut.

"Legitimasi keberadaan blok itu sekarang dipertanyakan," katanya.

Kritik presiden terhadap NATO datang kurang dari seminggu setelah kelompok Taliban memasuki ibukota Afghanistan Kabul dan menyatakan bahwa mereka telah menguasai seluruh negara, menyusul keputusan Washington untuk menarik pasukannya dari negara itu.

Di bawah konstitusi Ceko, presiden adalah panglima tertinggi angkatan bersenjata Ceko, tetapi pemerintahlah yang menetapkan kebijakan pertahanan. 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya