Berita

Maskapai Australia Qantas/Net

Dunia

Maskapai Qantas Australia Wajibkan Karyawan Divaksin Covid-19

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 16:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maskapai penerbangan Australia, Qantas, akan mewajibkan vaksin Covid-19 bagi seluruh staf mereka. Ini menjadikan maskapai nasional itu salah satu perusahaan besar Australia pertama yang mewajibkan vaksin untuk karyawan, dengan mengatakan aturan itu juga akan berlaku untuk anak perusahaan mereka Jetstar.

Dalam pengumumannya yang disampaikan pada Rabu (18/8), perusahaan mengatakan bahwa pilot, awak kabin, dan staf bandara harus sepenuhnya divaksinasi pada 15 November, dengan anggota staf lainnya diberikan hingga 31 Maret tahun depan.

“Memiliki tenaga kerja yang divaksinasi sepenuhnya akan melindungi karyawan kami dari virus, tetapi juga melindungi pelanggan kami dan komunitas tempat kami terbang,” kata CEO Qantas Alan Joyce dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.


Aturan baru Qantas muncul setelah pemerintah Australia mengatakan tidak akan mewajibkan vaksin tetapi akan membiarkan bisnis menerapkan kebijakan mereka sendiri.

Maskapai mengatakan dari survey yang dilakukan kepada karyawan, sebanyak  89 persen bersedia untuk divaksinasi atau sudah, sementara 4 persen tidak mau atau tidak mampu.

“Jelas bahwa vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri siklus penguncian dan penutupan perbatasan dan bagi banyak karyawan Qantas dan Jetstar itu berarti kembali bekerja lagi,” kata Joyce.

Qantas yang memiliki ribuan karyawan cuti karena gangguan perjalanan pandemi, telah menjadi pendukung vokal vaksin ketika mencoba untuk menghidupkan kembali bisnisnya.

Maskapai tersebut sebelumnya mengatakan akan mewajibkan wisatawan internasional untuk divaksinasi dan telah mengumumkan pengundian hadiah untuk menarik warga Australia agar mau divaksin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya