Berita

Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag /Net

Dunia

Belanda Akui Kesulitan Evakuasi Warganya dari Afghanistan

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 11:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Belanda saat ini mengaku masih mengalami kesulitan untuk menentukan apakah semua warganya yang harus dievakuasi dari Kabul dapat mencapai bandara.

Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag menyampaikan kondisi tersebut sebelum melakukan debat parlemen pada Selasa (17/8), apalagi, katanya, bandara belum berfungsi sebagaimana mestinya.

“Begitu bandara dibuka dan akan tetap buka, penerbangan antar-jemput akan diatur," kata Kaag, seperti dikutip dari NLT, Rabu (18/8).


“Itu memilukan. Mereka mungkin ada dalam daftar penumpang, tapi kita tidak tahu apakah mereka bisa sampai ke bandara,” katanya.

Menurutnya, Belanda akan sebisa mungkin melakukan evakuasi dan membawa pergi orang-orang yang memenuhi syarat untuk dievakuasi dari Afghanistan ke luar negeri. Namun niatan tersebut sementara belum bisa dilakukan, karena angkatan bersenjata Amerika masih bekerja untuk mengamankan bandara.

Belanda saat ini sedang fokus untuk membawa juru bahasa yang bekerja untuk Angkatan Bersenjata Belanda dari Kabul ke Belanda pada khususnya. Mayoritas di parlemen juga menginginkan kabinet untuk membawa serta orang lain yang bekerja untuk misi Belanda  dari Afghanistan selain penerjemah.

“Kami memiliki kewajiban moral. Ada orang yang menjulurkan lehernya untuk kami," kata anggota parlemen CDA Derk Boswijk.

 â€œIni semua adalah orang-orang yang mencoba membangun negara mereka dengan uang pajak kami dengan mempertaruhkan nyawa mereka sendiri. Kami tidak dapat meninggalkan mereka sekarang,” ujarnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya