Berita

Wakil Presiden Pertama Republik Islam Afghanistan, Amrullah Saleh/Twitter

Dunia

Tidak Melarikan Diri, Wapres Amrullah Saleh Menantang Taliban

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 23:20 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kelompok Taliban sedang eforia merayakan keberhasilan mereka merebut sebagian besar wilayah Afghanistan relatif tanpa perlawanan berarti. Hari Minggu kemarin (15/8) Taliban dengan mudah menguasai Kabul dan dengan mudah menguasai Istana Kepresiden Arg.

Bendera Republik Islam Afghanistan telah diturunkan dan diganti dengan bendera Keamiran Islam Afghanistan.

Presiden Republik Islam Afghanistan Ashraf Ghani telah meninggalkan Afghanistan dengan dalih menghadiri sebuah konferensi di Tashkent, Uzbekistan. Pejabat-jebat kunci lainnya pun memilih menghilangkan diri. Akun Twitter Ashraf Ghani dan Ketua Dewan Rekonsiliasi Abdullah Abdullah juga sepi.


Namun ternyata, tidak semua pejabat era Ashraf Ghani bersembunyi.

Wapres Pertama Amrullah Saleh memilih tetap bertahan di Afghanistan.

Dalam twitnya beberapa saat lalu (Selasa malam, 17/8), Amrullah Saleh mengatakan dirinya adalah pejabat Presiden Republik Islam Afghanistan yang sah, sesuai dengan Konstitusi.

“Penjelasan: berdasarkan Konstitusi Afghanistan, dalam keadaan presiden tidak hadir, melarikan diri, mengundurkan diri, atau meninggal dunia, Wakil Presiden Pertama menjadi pelaksana tugas presiden (caretaker),” tulisnya di akun Twitterr @AmrullahSaleh2.

“Saya saat ini berada di dalam negeri dan merupakan pelaksana tugas presiden yang sah. Saya menghubungi semua pemimpin negeri untuk mendapatkan dukungan dan konsesus,” tulisnya lagi.

Dia menuliskan twitnya ini dua kali, dalam bahasa lokal dan bahasa Inggris.

Beberapa jam sebelumnya, Amrullah Saleh menyinggung akun Presiden Amerika Serikat Joe Biden, @POTUS.

“Sia-sia berdebat saat ini dengan @POTUS mengenai  Afghanistan. Kita bangsa Afghan harus membuktikan bahwa Afghanistan bukan Vietnam dan bahwa Taliban sama sekali tidak menyerupai Vietcong,“ tulisnya.

“Tidak seperti AS atau NATO, kami tidak kehilangan semangat dan melihat peluang yang sangat besar di depan sana. Perdebatan yang tidak berguna sudah dihentikan. Bergabung dengan perlawanan,” demikian Amrullah Saleh.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya