Berita

Persiapan konferensi pers perdana kelompok militan Taliban usai merebut kekuasaan di Afghanistan/Repro

Dunia

Jubir Taliban: Kami Tidak Menginginkan Musuh

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 22:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok miliitan Taliban menggelar konferensi pers pada Selasa (17/8). Ini merupakan konferensi pers perdana mereka usai merebut kekuasaan di Kabul, Afghanistan akhir pekan kemarin.

Konferensi pers tersebut digelar di provinsi Kandahar Afghanistan. Pada kesempatan tersebut, jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa kemenangan kelompok itu di Afghanistan sangat membanggakan.

"Setelah 20 tahun perjuangan kami telah membebaskan (negara) dan mengusir orang asing. Ini adalah momen yang membanggakan bagi seluruh bangsa," ujar Mujahid, yang muncul di depan kamera untuk pertama kalinya.


Dia menjelaskan bahwa kini, pihaknya ingin memastikan bahwa Afghanistan tidak lagi menjadi medan konflik.

"Kami telah memaafkan semua orang yang telah berperang melawan kami. Permusuhan telah berakhir," kata Mujahid.

"Kami tidak menginginkan musuh eksternal atau internal," sambungnya.

Dia juga memastikan bahwa Taliban tidak akan mengizinkan pihak manapun untuk menggunakan wilayah Afghanistan untuk serangan terhadap negara manapun.

"Saya ingin memastikan saya ingin meyakinkan masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat, bahwa tidak ada yang akan dirugikan," katanya.

“Di Afghanistan, saya ingin meyakinkan tetangga kami, negara asal kami, kami tidak akan membiarkan wilayah kami digunakan untuk melawan siapa pun atau negara mana pun di dunia. Jadi seluruh komunitas global harus diyakinkan bahwa kami berkomitmen untuk kesenangan ini bahwa Anda tidak akan dirugikan," sambung Mujahid.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya