Berita

Kedutaan Besar Amerika Serikat di negara itu tetap menjalankan fungsinya meski Afghanistan telah direbut kekuasaannya oleh Taliban/Khaama Press

Dunia

Kedubes AS di Afghanistan Tetap Berfungsi Setelah Taliban Duduki Kabul

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah gejolak perkembangan situasi politik dan keamanan yang terjadi di Afghanistan usai kelompok militan Taliban menduduki Kabul dan mengambil alih kekuasaan akhir pekan kemarin, Kedutaan Besar Amerika Serikat di negara itu tetap menjalankan fungsinya.

Hal itu dipastikan oleh Kuasa Usaha Amerika Serikat Ross Wilson melalui unggahan di Twitter pada Selasa (17/8). Unggahan tersebut menegaskan bahwa dia dan staf kedutaan masih akan berada di Kabul dan membantu warga Amerika Serikat dan warga Afghanistan yang rentan untuk meninggalkan negara itu.

Pada unggahan tersebut, dia juga memastikan komitmen pihak kedutaan untuk warga Afghanistan


Tweet lebih lanjut berbunyi bahwa komitmen mereka untuk melanjutkan keterlibatan di Afghanistan.

Mengutip kabar yang dimuat media Afghanistan Khaama Press, misi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul saat ini hanya terfokus pada evakuasi ribuan warga negara Amerika Serikat dan warga Afghanistan yang rentan. Mereka nantinya akan dipindahkan ke negara ketiga atau langsung ke Amerika Serikat.

Agar misi tersebut dapat berfungsi dengan baik, Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memerintahkan pengerahan hingga enam ribu tentara. Mereka juga memperingatkan Taliban soal tanggapan cepat jika diserang.

Meski begitu, utusan Amerika Serikat untuk Afghnistan tidak menjelaskan lebih jauh soal di lokasi mereka saat ini di Kabul. Namun ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa mereka akan dipindahkan ke bandara Kabul.

Ross Wilson juga mengeluarkan peringatan di Twittter yang meminta orang-orang untuk tidak pergi ke Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul sampai mereka mendapatkan email dari kedutaan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya