Berita

Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (AMK) saat melakukan kegiatan sosial vaksinasi di Subang, Jawa Barat/RMOL

Politik

Gandeng Kalangan Pengusaha, PN Angkatan Muda Kabah Vaksinasi 1.000 Warga dan Pekerja Subang

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 18:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat pembengukan kekabalan komunal (herd immunity) kembali digelar Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (AMK).

Kini, AMK melanjutkan rangkaian kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di Provinsi Jawa Barat, khususnya untuk masyarakat dan pekerja di Subang, Minggu (15/8).

Ketua Umum PN AMK, Rendhika D. Harsono mengatakan, seperti gelaran vaksinasi di Bekasi beberapa hari lalu untuk pekerja dan masyarakat, kali ini AMK bekerjasama dengan asosiasi pengusaha, khususnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia wilayah Jawa Barat.


"Kami bekerja sama dengan beberapa perusahaan dalam memberikan vaksinasi kepada pekerja dan masyarakat," kata Rendhika D Harsono dalam keterangan tertulis, Minggu (15/8).

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menuturkan, perlindungan kesehatan bagi masyarakat harus dapat dipastikan terjamin, apalagi dalam kondisi seperti sekarang belum ada yang bisa memastikan sampai kapan penyebaran virus Covid-19 akan berakhir.

"Ini merupakan salah satu upaya terciptanya herd immunity di masyarakat. AMK bersama kalangan pengusaha akan melanjutkan rangkaian pemberian vaksinasi kepada pekerja dan masyarakat di Jawa Barat," tuturnya.

Rencananya, kata Rendhika, AMK akan melanjutkan vaksinasi dengan ke Purwakarta. Katanya, tak hanya memberikan vaksinasi saja, pihaknya juga mengedukasi dan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat agar peduli terhadap resiko Covid-19, dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Seperti memakai masker, menjaga jarak, jangan berkumpul dengan banyak orang, dan menjaga kebersihan diri juga lingkungan sekitarnya," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Srikandi AMK, Rina Fitri berharap, kegiatan ini dapat menyentuh kalangan masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses atau belum divaksinasi.

"Kegiatan pemberian vaksinasi kepada masyarakat ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah agar Indonesia bisa lebih cepat melakukan recovery, sehingga perekonomian nasional bangkit kembali," ucap Rina Fitri.

Sementara itu, Corporate Secretary Askara Group, Feranissa Harsono menambahkan, acara vaksinasi kali ini menyasar para pekerja atau buruh yang bekerja di sektor esensial, khususnya perusahaan-perusahaan yang berorientasi ekspor dan impor, sehingga industri dalam negeri terus bisa berjalan tanpa adanya hambatan atau terganggu karena pandemi Covid-19.

Feranissa mengungkapkan, pihaknya menargetkan dari satu kali acara dapat melakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19 kepada 500 orang dan dilakukan selama dua hari berturut-turut. Dengan begitu, totalnya 1.000 orang yang disuntik.

Ia bersyukur antusias para pekerja dan masyarakat sangat positif merespon pemberian vaksinasi ini. Masyarakat berpendapat kegiatan seperti ini memberikan perlindungan bagi para buruh terhadap ancaman terpapar virus Covid-19.

Karena itu, Feranissa Harsono mengajak kepada seluruh rekan-rekannya sesama pengusaha melakukan kegiatan serupa, khususnya di sektor esensial. Ia pun menawarkan untuk melakukan kerja sama membuat kegiatan pemberian vaksinasi kepada pekerja dan masyarakat.

"Kalau para pengusaha bahu membahu memberikan vaksinasi kepada pekerja dan masyarakat, pasti jangkauan yang digapai akan lebih luas dan banyak. Kami berharap tahap berikut yang kami adakan bisa lebih banyak lagi," tuturnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya