Berita

Bangunan-bangunan hancur setelah dihantam banjir bandang di Turki/Net

Dunia

Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang Capai 44 Orang, Warga Turki Salahkan Pejabat Setempat

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 06:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Turki melampiaskan kemarahannya akibat banyaknya korban dalam banjir bandang yang melanda kota-kota di wilayah Laut Hitam, bagian utara.

Data dari Direktorat Manajemen Bencana dan Kedaduratan (AFAD) pada Sabtu (14/8) menunjukkan sedikitnya 44 orang dinyatakan meninggal dunia, 36 di antaranya di provinsi Kastamonu, tujuh di Sinop, dan seorang di Bartn.

Sementara itu, ratusan orang lainnya masih dinyatakan hilang.


Dikutip dari Turkish Minute, penduduk daerah terdampak menuduh pejabat setempat tidak memberikan peringatan yang tepat ketika badai akan datang.

“Mereka menyuruh kami untuk memindahkan mobil kami, tetapi mereka tidak menyuruh kami untuk menyelamatkan diri kami sendiri atau anak-anak kami,” kata warga Kastamonu, Arzu Yücel.

“Jika mereka punya, saya akan membawa mereka dan pergi dalam lima menit. Mereka bahkan tidak memberi tahu kami bahwa sungai itu meluap," tambahnya.

Layanan darurat sebelumnya melaporkan air naik sebentar di beberapa daerah setinggi 4 meter, sebelum mereda dan menyebar di wilayah seluas lebih dari 240 kilometer.

Gambar di media sosial menunjukkan jembatan runtuh lantaran derasnya air. Sementara jalan rusak akibat tanah longsor.

Pihak berwenang mengatakan, sejak banjir bandang melanda pada Rabu (11/8), hampir 200 desa masih belum mendapat listrik hingga Jumat (13/8).

Banjir bandang di wilayah pantai Laut Hitam semakin memperdalam bencana di Turki yang sedang kewalahan menangani hampir 300 kebakaran hutan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya