Berita

Muhaimin Iskandar saat mengikut Webinar bertema "Media Digital: Kemanfaatan dan Keamanan Data Pribadi"/Repro

Politik

Dorong Perkembangan Teknologi Informasi, Cak Imin Minta Masyarakat Hati-hati Gunakan Data Pribadi

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 02:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perkembangan teknologi informasi yang berjalan sangat pesat memberi isyarat bagi bangsa Indonesia untuk segera bergerak mengejar ketertinggalannya dari negara-negara maju.

Ada dua pesan yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait perkembangan teknologi informasi ini.

Yaitu penguasaan terhadap teknologi informasi akan menjadikan bangsa Indonesia lebih maju, dan masyarakat perlu mewaspadai kebocoran data pribadi akibat dari kejahatan dunia maya.


"Bahkan era komunikasi yang begitu cepat seperti saat ini keunggulan kompetitif yang akan memenangkan tidak peduli lagi mana perguruan tinggi negeri mana perguruan tinggi swasta, mana Jakarta mana Jombang, siapa yang memiliki nilai kualitas yang tinggi di situ akan menguasai keadaan," tutur Cak Imin dalam webinar yang bertema "Media Digital: Kemanfaatan dan Keamanan Data Pribadi", Sabtu (14/8).

Ia menambahkan, pemerintah dan masyarakat harus bersinergi dalam pemanfaatan teknologi informasi digital agar Indonesia menjadi negara maju.

"Kita harus melangkah lebih maju memanfaatkan media digital ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya seni. Nilai tradisi ajaran bahkan dakwah dan agama akan sangat ketinggalan kalau tidak menguasai media digital," katanya.

Terkait dengan keamanan data pribadi, Ketua Umum PKB tersebut mengaku DPR RI sedang membahas yang lebih utuh menyangkut keamanan data pribadi ini. Meskipun banyak masalah yang dihadapi tetapi DPR bertekad untuk terus melindungi keamanan data pribadi.

"Karena kita sangat mudah kehilangan privasi, pribadi kita, data-data rahasia kita, yang mestinya tidak bocor menjadi bocor. Mau tidak mau ini harus diantisipasi dengan baik," paparnya.

"Nah perangkat untuk itu adalah undang-undang atau peraturan di bawahnya, kita akui belum sempurna dan masih banyak aspek-aspek yang tidak mampu melindungi data pribadi warga," pungkasnya.

Sementara, dosen Universitas Esa Unggul, Gun Gun Siswadi, mengingatkan masyarakat agar tidak ceroboh dalam penggunaan data pribadi sehingga dapat menyebabkan kebocoran.

"Karena data pribadi bersifat rahasia dan harus dijaga, maka kewajiban setiap orang harus menjaganya dengan aman. Misalnya dengan menggunakan media sosial dengan baik karena bisa saja data akan tersebar melalui sosial media," katanya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya