Berita

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Repro

Politik

Airlangga Hartarto Instruksikan Kader Golkar Terus Bekerja Keras Tangani Covid-19

SABTU, 14 AGUSTUS 2021 | 22:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, meminta kader yang menjadi Kepala Daerah untuk terus berkerja keras dalam menangani pandemi Covid 19, dan agar ditindak lanjuti struktural di DPD.

Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan Webinar dengan tema "Strategi Daerah Menangani Covid 19 dalam PPKM" yang digelar Golkar Institute, Jumat (13/8).

"Acara ini dimaksudkan untuk kita, menjadi forum bagi kepala daerah dan kader Partai Golkar. Atas arahan dari Pak Ketua Umum, kita semua harus bekerja keras memastikan bahwa penanganan Covid 19 bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujar Ace dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu malam (14/8).


Dalam acara Webinar yang diikuti seluruh Kepala Daerah kader se-Indonesia, Golkar Institute menghadirkan narasumber Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito, Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, serta Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI Emanuel Melkiades Laka Lena.

Dalam paparannya, Budi menerangkan strategi yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan Covid 19. Di mana, ada empat strategi yang digunakan untuk mengurangi laju penularan yaitu deteksi, terapeutik, vaksinasi dan perubahan perilaku (dengan menerapkan PPKM Level 1-4 dan pemanfaatan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan).

"Strategi yang paling penting dan paling susah adalah perubahan perilaku. Semua pandemi itu menuntut perubahan perilaku," ujar Budi.

Mantan Wakil menteri BUMN itu juga mengatakan, saat ini penduduk Indonesia yang sudah divaksinasi mencapai 52,4 juta jiwa. Untuk menggenjot capaiannya, ia berupaya meningkatkan target vaksinasi menjadi 2,5 juta suntikan per hari.

Dalam kesempatan yang sama, Ganip Warsito memaparkan tentang roadmap pengendalian pandemi dengan menggalakan penerapan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Serta, memperkuat upaya 3T (tracing, testing, treatment) dan juga membangtu perluasan cakupa vaksinasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah juga menyiapkan strategi berlapis pencegahan penularan Covid 19 yaitu skrining berlapis bagi pelaku perjalanan internasional, pembatasan mobilitas pelaku perjalanan dalam negeri, penerapan PPKM Levelling Kabupaten/Kota, dan pemberlakuan PPKM Mikro.

Ganip mengakui bahwa upaya yang sulit dilakukan adalah merubah perilaku masyarakat terhadap kesadaran menerapkan protokol kesehatan.

"Masih ada masyarakat yang setengah patuh bahkan tidak patuh," katanya.

Sementara itu, Emanuel Melkiades Laka Lena memberikan penjelasan terkait pelaksanaan PPKM Jawa-Bali yang sudah mampu menurunkan kasus Covid-19. Akan tetapi ia melihat, tren kasus di luar Jawa-Bali mulai meningkat signifikan.

Melki menyampaikan, pihaknya di Komisi IX DPR RI akan mendorong partnership untuk implementasi Instruksi Presiden (Inpres) 6/2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

Narasumber lainnya, Tjandra Yoga Aditama, memberikan pesan kepada Kepala Daerah kader Partai Golkar menurunkan angka kematian dan memberi perlindungan kepada para tenaga kesehatan.

"Saya hanya ada dua pesan kepada bapak ibu yang terhormat pimpinan daerah. Mohon dilakukan upaya keras untuk menurunkan angka kematian. Itu satu. Karena angka kematian itu tinggi sekali dan kalau sudah meninggal tentu orang tidak bisa kembali lagi," tuturnya.

"(Kedua) tolong lindungi teman-teman saya tenaga kesehatan karena mereka berhadapan dengan virus yang sangat banyak dalam tugasnya, dan tentu saya mereka perlu perlindungan yang maksimal," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya