Berita

Parkiran rumah sakit disulap menjadi kamar perawatan di Mississippi/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Meledak, Rumah Sakit Mississippi AS Sulap Parkiran jadi Ruang Tidur Pasien

SABTU, 14 AGUSTUS 2021 | 16:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lonjakan kasus baru Covid-19 di Mississippi Amerika serikat semakin mengkhawatirkan, bahkan banyaknya pasien baru yang terinfeksi virus corona yang dibarengi kekurangan petugas kesehatan memaksa Pusat Medis Universitas Mississippi (UMMC) untuk membuka rumah sakit lapangan dengan 20 tempat tidur di garasi parkirnya pada Jumat pagi (13/8) waktu setempat.

Rumah sakit itu membuka pusat triase serupa di garasi parkirnya pada musim semi 2020 lalu.

Pada Kamis (12/8), rumah sakit Mississippi dilaporkan merawat 1.578 pasien Covid-19, tertinggi sejak pandemi dimulai tahun lalu, dengan lebih dari 90 persen tempat tidur ICU ditempati, menurut data dari HHS.


Gubernur Mississippi Tate Reeves mengatakan bahwa pemerintah federal telah menolak permohonan negara bagiannya untuk meminta kapal rumah sakit Angkatan Laut AS USNS Comfort yang berlabuh di Manhattan pada Maret 2020 untuk meringankan beban pasien Covid-19 di rumah sakit.

“Permintaan untuk kapal itu sebanyak lebih dari 500 personel yang datang bersamanya seperti halnya tentang fasilitas fisik yang sebenarnya,” kata Reeves dalam konferensi pers Jumat, seperti dikutip darui Reuters, Sabtu (14/8).

Florida, Mississippi, dan Oregon mencatat tingkat kasus Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan Agustus, dengan Mississippi mencapai rekor jumlah kasus harian tertinggi 5.023 pada hari Jumat, menurut penghitungan Reuters dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Tingkat vaksinasi yang rendah dan varian Delta yang lebih menular dari virus corona telah mendorong lonjakan kasus Covid-19 di seluruh Amerika Serikat, membanjiri beberapa sistem medis negara bagian.

Lonjakan tersebut juga mencakup lebih banyak pasien anak-anak. Pada hari Jumat, ada 1.871 pasien anak yang dirawat di rumah sakit di seluruh Amerika Serikat, menurut data CDC. Jumlahnya lebih banyak daripada waktu lain dalam pandemi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya