Berita

Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid/Net

Politik

Yenny Wahid Mundur dari Kursi Komisaris Garuda

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 17:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero), Yenny Wahid memutuskan untuk meletakkan jabatan di maskapai penerbangan plat merah tersebut.

"Hari ini saya datang ke Kementerian BUMN untuk resmi menyerahkan surat pengunduran diri saya dari Garuda Indonesia, maskapai kebanggaan kita semua," kata Yenny Wahid dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitternya, Jumat (13/8).

Putri biologis Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini memutuskan untuk mundur dari Garuda semata-mata untuk membantu maskapai milik negara ini untuk terlepas dari ancaman kebangkrutan.


Melalui pengunduran dirinya, diharapkan Garuda Indonesia bisa melakukan efisiensi biaya yang selama ini telah menjadi beban maskapai yang sudah berdiri sejak 1949 silam.

"Sehingga Garuda bisa diselamatkan dan bisa mengudara dengan perkasa. Mohon doanya ya," demikian Yenny Wahid.

Yenny sebelumnya diangkat sebagai komisaris independen Garuda dalam RUPS 22 Januari 2020 silam. Saat diangkat, Yenny langsung mengungkap kondisi Garuda Indonesia dalam keadaan mengkhawatirkan, di mana utang Garuda telah mencapai Rp 20 triliun.

Per Juni 2021, utang Garuda Indonesia telah mencapai 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp 70 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp 1 triliun setiap bulan karena terus menunda pembayaran kepada pemasok.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya